Menuju konten utama

Situasi Perang Israel-Palestina dan Jumlah Korban Hari Ini

Situasi terkini perang Israel-Palestina dan jumlah korban tewas hari ini.

Situasi Perang Israel-Palestina dan Jumlah Korban Hari Ini
Seorang warga Palestina memasak makanan untuk para pengungsi akibat pemboman Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza di Rafah pada Sabtu, 28 Oktober 2023.AP Photo/Hatem Ali)

tirto.id - Jumlah korban meninggal akibat konflik di Gaza, Palestina, sudah mendekati angka 15.000. Serangan Israel pada Kamis, 23 November 2023, turut menyasar sejumlah sekolah PBB. Sebanyak 30 orang tewas di kamp pengungsi Jabalia.

Berdasarkan keterangan pejabat Palestina sebagaimana mengutip Al-Jazeera, sebanyak 14.800 warga meninggal dunia di Gaza sejak meletusnya perang pada Sabtu, 7 Oktober 2023 lalu.

Sedangkan di kawasan Tepi Barat yang terpisah jauh dengan Jalur Gaza, warga Palestina yang meninggal dunia sebanyak 229 orang dengan 52 adalah anak-anak. Di kubu Israel, jumlah korban tewas masih berada di angka 1.200 orang.

Jelang gencatan senjata yang dimulai pada Jumat, 24 November 2023, pukul 07.00 waktu setempat, Israel masih terus menyerang sejumlah sekolah, pemukiman, dan rumah sakit di Gaza.

Update Situasi Perang Israel-Palestina

Kementerian Kesehatan Gaza pada hari Kamis, (23/11/2023) menyebutkan, 27 korban meninggal usai Sekolah Abu Hussein milik UNRWA (Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina) menjadi sasaran serangan. Selama ini lokasi tersebut menjadi tempat pengungsian warga Palestina.

Masih di hari yang sama, Hamas menyebutkan, 30 orang meninggal akibat serangan Israel terhadap sekolah milik PBB lainnya di kamp pengungsi Jabalia, Gaza utara.

Pesawat tempur Israel juga menyasar rumah-rumah di kamp pengungsi Al-Bureij dan Nusseirat di Jalur Gaza tengah. Di daerah Ma'an, sebelah timur Khan Yunis, Gaza selatan, serangan udara Israel menghantam sebuah rumah. Tiga buah masjid di kota Khuza'a, sebelah timur Khan Yunis, turut dibom dan hancur.

Di lingkungan Sheikh Nasser, sebelah timur Khan Younis, Jalur Gaza selatan, sebuah pesawat tempur Israel melepaskan bom ke arah rumah warga dan mengakibatkan 5 orang tewas serta melukai beberapa lainnya.

10 orang korban meninggal dan sejumlah orang lainnya terluka akibat serangan yang terjadi di lingkungan Sheikh Radwan, Gaza utara.

Rumah Sakit Indonesia di Gaza tidak luput dari serangan udara dan bombardir artileri Israel. Menurut keterangan WAFA, pintu masuk dan generator listrik rumah sakit mengalami kerusakan parah hingga terjadi pemadaman.

Tank-tank Israel berada di sekitar RS dan menembaki sekelilingnya, termasuk pintu masuk utama. Selama 4 hari terakhir, Rumah Sakit Indonesia dikepung militer Israel.

Di sisi lain, proses gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza akan dimulai pada Jumat, 24 November 2023, pagi hari, dan berlangsung selama 4 hari, setelah terjadi penundaan selama sehari.

Gencatan senjata itu akan dimanfaatkan untuk memberikan bantuan terhadap 2,3 juta warga Palestina di Gaza yang menjadi korban serangan Israel.

Diwartakan AP News, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, mengatakan Israel dan Hamas sudah memberikan daftar tawanan yang akan dibebaskan selama gencatan senjata.

Gelombang pertama, Hamas akan melepaskan 13 wanita dan anak-anak pada hari ini. Sedangkan Israel akan membebaskan 3 orang tahanan Palestina untuk setiap 1 warganya.

Baca juga artikel terkait PERANG ISRAEL-PALESTINA atau tulisan lainnya dari Beni Jo

tirto.id - Politik
Kontributor: Beni Jo
Penulis: Beni Jo
Editor: Alexander Haryanto