Sinopsis Film Extraction Trans TV: Misteri Mantan Agen CIA

Oleh: Syamsul Dwi Maarif - 11 September 2021
Dibaca Normal 1 menit
Extraction (2015) berkisah tentang seorang mantan agen CIA yang diculik. Kemudian, anaknya yang bekerja seorang agen CIA berusaha menyelamatkan ayahnya
tirto.id - Film Extraction akan tayang di Bioskop Trans TV pada Sabtu, 11 September 2021 pukul 23.00 WIB. Jadwal penayangan film tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan stasiun TV terkait.

Extraction (2015) berkisah tentang seorang mantan agen CIA yang diculik. Kemudian, anaknya yang bekerja seorang agen CIA berusaha menyelamatkan ayahnya seorang diri.

Film Extraction disutradari oleh Steven C. Miller dan skenarionya ditulis oleh Umair Aleem dan Max Adams. Beberapa artis yang ditampilkan dalam film tersebut seperti Bruce Willis, Kellan Lutz, Gino Carano, D. B. Sweeney, dan Joshua Mikel.

Beberapa perusahaan yang memproduksi film Extraction, yaitu EFO Films, Twirly Films Limited, Aperture Entertainment dan 4 perusahaan sejenis lainnya. Kemudian, film tersebut didistribusikan oleh beberapa perusahaan seperti Highland Film Group melalui berbagai media pada tahun 2015 di Amerika Serikat.

Film Extraction pertama kali rilis di Amerika Serikat pada tanggal 18 Desember 2015. Kemudian, film tersebut dirilis di Rusia dan Ukraina pada tanggal yang sama yaitu, 24 Desember 2015.

Berdasarkan penilaian dalam situs IMDb, film berdurasi 92 menit tersebut memperoleh poin 4,1 dari skor sempurna 10 berdasarkan 10.818 penilaian. Sementara di laman Rotten Tomatoes, film yang sama mendapatkan skor sebesar 6 persen dari 18 ulasan dan 17 persen dari para penontonnya.

Dikutip dari laman Box Office Mojo, penayangan film Extraction di seluruh dunia sejak pertama kali peluncurannya sudah menghasilkan keuntungan sebesar 710,636 ribu dolar AS atau setara 10,109 miliar rupiah.

Sinopsis Film Extraction



Alur film dimulai dengan sosok agen CIA bernama Leonard Turner (Bruce Willis) yang sedang menjalankan sebuah misi dalam memberantas sekelompok mafia teroris. Dalam misi tersebut, Leonard harus menerima nasib menyedihkan, lantaran istrinya tewas setelah ditembak salah satu mafia teroris.

Sedangkan, anak dari Leonard, Harry Turner berhasil selamat setelah mendapatkan pertolongan dari rekan CIA lain. Namun, kejadian tersebut memberikan luka dan dendam tersendiri bagi Leonard.

Alur film kemudian berganti ke masa sepuluh tahun setelahnya ketika Harry telah tumbuh dewasa dan bekerja sebagai seorang agen CIA seperti ayah kandungnya. Namun, berbeda dengan ayahnya yang bekerja sebagai agen lapangan, Harry justru hanya bekerja pada bagian administrasi di CIA.

Suatu ketika, Harry mendapatkan tugas dari CIA untuk menjaga super komputer yang disebut dengan Condor. Komputer tersebut memiliki 2 kemampuan hebat berupa fungsi meretas seluruh komputer di seluruh dunia dan mengaktifkan bom nuklir seluruh negara.

Berbeda dari rencana yang pertimbangkan oleh CIA. Sekelompok teroris tiba-tiba melakukan sebuah serangan yang menyebabkan hilangnya salah satu mantan agen CIA yaitu Leonard, ayah dari Harry.

CIA kemudian melakukan sebuah tindakan untuk mencari Leonard dan juga menyelamatkan keberadaan Condor. Namun, Harry sebagai anak dari Leonard justru tidak diikutkan dalam misi tersebut.

Harry kemudian menolak perintah dari CIA dan melakukan tindakan-tindakan melawan teroris untuk menyelamatkan ayahnya. Tindakan Harry tersebut, justru membuatnya menjadi target dari CIA.

Harry kemudian berhasil menemukan markas dari teroris yang membawa ayahnya. Namun, terdapat fakta tidak terduga yang membuat Harry terkejut. Ayahnya, ternyata adalah otak dibalik terjadinya pencurian Condor dan membawa motif kejahatan yang mengejutkan.

Bagaimana sikap yang akan dilakukan oleh Harry setelah mengetahui fakta mengejutkan mengenai ayahnya? Saksikan kisah selengkapnya film Extraction di Bioskop Trans TV pada 11 September 2021 pukul 23.00 WIB.

Link Trailer Extraction


Baca juga artikel terkait FILM BIOSKOP TRANS TV atau tulisan menarik lainnya Syamsul Dwi Maarif
(tirto.id - Film)

Kontributor: Syamsul Dwi Maarif
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Nur Hidayah Perwitasari
DarkLight