tirto.id - Kees Kwakman, mantan pemain sepak bola asal Belanda yang saat ini menjadi jurnalis media ESPN, mengemukakan komentarnya terkait pelaksanaan Piala Dunia 2026. Dia menilai bahwa Piala Dunia 2026 bakal berlangsung tidak menarik dengan kehadiran tim seperti Timnas Indonesia.
Kees Kwakman juga mengungkapkan ketidaksukaannya mengenai format Piala Dunia 2026 yang diikuti oleh 48 negara. Hal tersebut menyebabkan berkurangnya nilai eksklusif dari Piala Dunia lantaran tim-tim yang kurang berpengalaman bisa bermain di Piala Dunia.
Komentar tersebut menuai berbagai macam reaksi dari netizen Indonesia. Pasalnya, nama Timnas Indonesia sedang naik daun sebagai salah satu negara dari peringkat 100 ke bawah yang berpotensi lolos ke Piala Dunia 2026.
Siapa Kees Kwakman dan Bagaimana perjalanan kariernya dalam dunia sepak bola? Kenapa dia tidak suka dengan kehadiran Indonesia di Piala Dunia? Simak profil lengkap Kees Kwakman dan perjalanan kariernya sebagai berikut.
Profil Kees Kwakman dan Perjalanan Karier di Sepak Bola
Kees Kwakman merupakan mantan pemain sepak bola berwarga negara Belanda, lahir pada 10 Juni 1983 di Purmerend, Belanda. Dia berposisi utama sebagai gelandang kiri dan bisa bermain di gelandang tengah dan bek tengah.
Kees Kwakman mengawali karier sepak bola saat bergabung ke akademi FC Volendam. Lalu dia bermain di tim kelompok umur dengan membela FC Volendam U19 dan FC Volendam U21.
Kwakman berhasil dipromosikan tim senior FC Volendam mulai musim 2004/2005. Dia merumput bersama tim akademinya tersebut selama tiga musim.
Kees Kwakman pindah ke tim RBC Roosendaal di awal musim 2006/2007. Kemudian dia hengkang ke NAC Breda pada musim 2008/2009.
Kwakman sempat berlaga di Bundesliga 2 saat bergabung dengan FC Augsburg mulai musim 2010/2011. Dia hanya bergabung 1 musim dengan Augsburg yang saat itu masih berjuang di kasta 2 Liga Jerman.
Setelah itu, Kwakman memutuskan kembali ke Liga Belanda dan merumput bersama FC Groningen mulai musim 2011/2012 selama dua musim. Lalu dia kembali bergabung bersama NAC Breda hingga musim 2013/2014.
Kwakman juga sempat bergabung dengan tim Liga Afrika Selatan, Bidvest Wits FC selama satu musim 2014/2015. Pada musim 2015/2016, Kees Kwakman kembali ke tim akademinya yakni FC Volendam hingga memutuskan gantung sepatu pada akhir musim 2017/2018.
Kees Kwakman membukukan total 50 gol dan 13 assist di semua kompetisi di sepanjang kariernya. Dia mencatatkan 115 penampilan bersama FC Volendam (23 gol, 9 assist) serta 119 kali bermain untuk NAC Breda (16 gol, 8 assist).
Setelah pensiun sebagai pesepak bola pada 28 Februari 2025, ia memutuskan untuk berkarier sebagai jurnalis dan komentator sepak bola di media ESPN Belanda. Dia juga sering meliput langsung di lapangan dan diundang sebagai pembicara di media sepak bola Belanda.
Kees Kwakman dikenal sebagai komentator sepak bola yang sering mengeluarkan kritik dan komentar pedas. Terbaru, dia mengeluarkan kritiknya terhadap FIFA dan berkomentar terkait penampilan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Komentar Kees Kwakman mendapat sorotan para penggemar Timnas Indonesia lantaran pernyataan kritisnya terkait potensi kehadiran Garuda di Piala Dunia 2026. Dia mengaku tidak tertarik dengan kehadiran negara minim pengalaman Piala Dunia seperti Timnas Indonesia.
Dalam acara bersama media lokal Belanda, Voetbalpraat, Kwakman secara terang-terangan menyebutkan bahwa Piala Dunia akan menghadirkan laga yang kurang menarik jika Timnas Indonesia lolos ke putaran final.
“Saya tidak begitu senang saat menontonnya (Indonesia vs Bahrain). Saya mendoakan yang terbaik untuk pemain-pemain itu, dan tentu saja mereka mengejar mimpi mereka, dan jika itu berhasil, itu luar biasa,” ungkap Kees Kwakman dikutip dari laman CNN.
Menurut Kwakman, penambahan peserta Piala Dunia menjadi 48 negara membuat tim seperti Indonesia, Sudan, Selandia Baru dan lain-lain dapat lolos langsung ke putaran final.
“Mereka mengalami kram dan jatuh di lapangan. Tidak ada kecepatan sama sekali, tetapi tentu itu sulit. Dengan penambahan di Piala Dunia menjadi 48 negara, Anda akan menemui negara seperti Indonesia. Hal spesial soal Piala Dunia adalah tidak semua bisa berpartisipasi,” imbuhnya.
Hal tersebut dapat mengurangi kualitas pertandingan Piala Dunia yang selama ini menjadi event tertinggi di cabang olahraga sepak bola. Sebelumnya, Piala Dunia hanya bisa diikuti oleh 32 negara dari 6 konfederasi.
Penambahan jumlah tim peserta Piala Dunia tersebut menjadi kabar gembira bagi negara-negara yang ingin mencatatkan sejarah, termasuk Timnas Indonesia. Di sisi lain ada pihak yang tidak setuju dengan keputusan penambahan negara tersebut.
Profil Lengkap Kees Kwakman dan Perjalanan Karier
Nama Lengkap: Kees Kwakman
Tempat Lahir: Purmerend, Belanda
Tanggal Lahir: 10 Juni 1983
Kewarganegaraan: Belanda
Posisi (Saat Bermain): Gelandang kiri, gelandang tengah, bek tengah
Jabatan (Saat Ini): Jurnalis dan Komentator ESPN
Karier Pemain Sepakbola
2002-2004: FC Volendam U21 (Belanda)
2004-2006: FC Volendam (Eredivisie)
2006-2008: RBC Roosendaal (Eredivisie)
2008-2010: NAC Breda (Eredivisie)
2010-2011: FC Augsburg (Bundesliga 2)
2011-2013: FC Groningen (Eredivisie)
2013-2014: NAC Breda (Eredivisie)
2014-2015: Bidvest Wits FC (Afrika Selatan)
2015-2018: FC Volendam (Eredivisie)
Penulis: Ahmad Zidan Nahari
Editor: Oryza Aditama