Menuju konten utama

Sempat Gangguan di Stasiun Citayam, KRL Sudah Kembali Normal

KAI menjelaskan terjadinya gangguan persinyalan yang menyebabkan perjalanan KRL terganggu di Stasiun Citayam.

Sempat Gangguan di Stasiun Citayam, KRL Sudah Kembali Normal
KRL tujuan Nambo-Jakarta Kota melintas di Stasiun Pondok Rajeg yang sedan dibangun, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/11/2023). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/YU

tirto.id - Manager External Relations & Corporate Image Care, KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan perjalanan Commuter Line (KRL) Bogor di Stasiun Citayam mengalami kendala imbas gangguan persinyalan pada Rabu malam (29/11/2023) sekitar pukul 19.47 WIB.

Ia menjelaskan, masalah persinyalan elektrik telah ditangani dan sudah kembali normal.

Petugas dari PT KAI Daop 1 Jakarta dan KAI Commuter saat ini sudah berada di lokasi untuk melakukan perbaikan dan antisipasi pelayanan perjalanan Commuter Line pada lintas tersebut.

“Pukul 20.24 WIB persinyalan elektrik pada lintas tersebut berhasil ditangani dan perjalanan Commmuter Line Bogor yang akan masuk dan keluar di Stasiun Citayam kembali normal yang sebelumnya dilayani secara manual,” kata dia saat dikonfirmasi Tirto, Rabu (29/11/2023).

Meski kembali normal, Leza mengimbau, saat ini KAI Commuter masih melakukan upaya penguraian antrean perjalanan commuter line pada lintas tersebut untuk menekan kelambatan perjalanan Commuter Line Bogor.

Melalui kejadian ini, KAI Commuter memohon maaf atas kendala yang terjadi. Leza menambahkan, pengguna commuter line diharapkan terus selalu ikuti arahan petugas di lapangan, juga tidak memaksakan naik jika keadaan commuter line sudah padat.

“KAI Commuter memohon maaf atas adanya kendala,” ucap dia.

“KAI Commuter terus mengimbau pengguna commuter line untuk selalu ikuti arahan petugas di lapangan. Tidak memaksakan naik jika keadaan commuter line sudah padat,” sambung Leza.

Baca juga artikel terkait KRL atau tulisan lainnya dari Faesal Mubarok

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Faesal Mubarok
Penulis: Faesal Mubarok
Editor: Maya Saputri