Menuju konten utama
Liga 1 Indonesia

Sejarah & Profil Miljan Radovic Pelatih Persib Bandung 2019

Miljan Radovic tercatat dalam sejarah Persib sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah memperkuat tim Maung Bandung. Kini, Radovic bakal melatih Persib.

Sejarah & Profil Miljan Radovic Pelatih Persib Bandung 2019
Miljan Radovic (kanan) resmi menjadi pelatih Persib Bandung. ANTARA/Agus Bebeng

tirto.id - Persib Bandung sudah punya juru taktik untuk mengarungi kompetisi Liga Indonesia musim 2019 nanti. Sebagai pengganti Roberto Carlos Mario Gomez yang telah didepak usai Liga 1 2018 lalu, manajemen tim Maung Bandung telah menunjuk Miljan Radovic sebagai pelatih baru. Berikut ini sejarah karier dan profil Radovic.

Radovic bukan sosok asing bagi publik kota kembang. Mantan pesepakbola berjuluk The Professor ini pernah menjadi gelandang idola Bobotoh pada musim 2011/2012. Namun, di pertengahan musim berikutnya, Radovic terpaksa hengkang dan berlabuh ke tim sekota, Pelita Bandung Raya.

Beberapa waktu lalu saat bergulirnya Liga 1 2018, Radovic kembali ke Bandung dan menjabat sebagai Direktur Teknik Persib sebelum ditetapkan sebagai pelatih. Inilah jejak rekam karier sepakbola Miljan Radovic selengkapnya.

1975

Lelaki Balkan

Miljan Radovic lahir tanggal 18 Oktober 1975 di Niksic, Yugoslavia. Setelah Yugoslavia terpecah-belah akibat perang saudara pada 1992, Radovic beralih menjadi warga negara salah satu negara pecahannya, yakni Montenegro.

____________________________

1993

Awal Karier

Pada usia 18 tahun, Radovic memulai karier sepakbola profesional di klub dari kota kelahirannya, FK Sutjeska Niksic. Ia bertahan cukup lama di klub yang berdiri sejak 1927 ini, dari 1993 hingga 2000.

____________________________

2009

Gonta-ganti Klub

Setelah pergi dari FK Sutjeska Niksic, Radovic bermain untuk beberapa klub dari kawasan Eropa Timur. Setidaknya ada 7 klub dari Montenegro, Serbia, hingga Slovakia yang pernah diperkuat Radovic sampai tahun 2009.

____________________________

2011

The Professor

Kematangan Radovic sebagai gelandang semakin terlihat pada 2011 saat ia direkrut Persib Bandung dari klub Montenegro, Petrovac. Di skuad Pangeran Biru, Radovic menjelma sebagai jenderal lapangan tengah sekaligus sosok gelandang jenius sehingga julukan The Professor pun disematkan kepadanya.

Selama memperkuat Persib, Radovic telah tampil dalam 47 laga dan menyumbangkan 17 gol. Ia juga terkenal jago mengeksekusi tendangan bebas. Namun, peruntungannya berubah seiring masuknya Djadjang Nurdjaman sebagai pelatih Persib jelang musim 2012/2013. Radovic terpaksa hengkang ke Pelita Bandung Raya (PBR).

____________________________

2012

Meluncurkan Buku

Persib Bandung dan Bobotoh sangat membekas di hati Radovic meskipun kariernya di klub itu berakhir dengan tidak terlalu manis. Saking berkesannya, Radovic meluncurkan buku tentang ia, Persib, dan Bobotoh pada 23 Desember 2012. Buku yang ditulis oleh istrinya, Jelena Radovic, ini diberi judul Selangkah Lebih Maju.

____________________________

2014

Mulai Melatih

PBR ternyata menjadi klub terakhir Radovic sebagai pesepakbola. Ia gantung sepatu, pulang, dan menatap karier anyar sebagai juru taktik. Peran barunya itu dimulai pada 2014 dengan turut membesut klub liga utama Montenegro, OFK Grbalj, sebagai asisten pelatih.

Radovic turut mengantarkan OFK Grbalj melaju hingga ke final Piala Liga Montenegro 2016/2017. Sayangnya, klub berjuluk Trikolori (The Tricolors) ini gagal merengkuh trofi setelah kalah tipis dari Sutjeska dengan skor 0-1.

____________________________

2018

Kembali ke Persib

Awal musim 2018, Radovic terbang ke India untuk menukangi tim U18 DSK Shivajians FC. Namun, pada November 2018, Persib memanggilnya kembali. Radovic yang memang sudah kadung cinta kepada tim Maung Bandung tidak berpikir dua kali untuk menerima tawaran itu. Radovic pun menempati posisi sebagai direktur teknik.

Setelah manajemen Persib memutuskan tidak melanjutkan kerjasama dengan Mario Gomez usai kompetisi Liga 1 2018, Radovic ditunjuk sebagai pelatih baru tim Maung Bandung. Radovic layak menjadi pelatih kepala Persib lantaran ia sudah mengantongi lisensi kepelatihan pro UEFA pada 2017.

Baca juga artikel terkait PERSIB atau tulisan lainnya dari Iswara N Raditya

tirto.id - Olahraga
Penulis: Iswara N Raditya
Editor: Iswara N Raditya