Menuju konten utama

Risma Harap EOID East Berdayakan Start-up Lokal Surabaya

Walikota Surabaya Tri Rismaharini mendorong dengan diresmikannya EOID East akan dapat memberdayakan start-up di Surabaya.

Risma Harap EOID East Berdayakan Start-up Lokal Surabaya
Walikota Tri Rimaharini ikut meresmikan berdirinya EOID East di Hotel Majapahit, Surabaya, Sabtu (29/7). FOTO/EOID East.

tirto.id - Walikota Surabaya Tri Rismaharini mendorong dengan diresmikannya Entrepreneur Organization Indonesia East Chapter (EOID East) akan dapat memberdayakan perusahaan rintisan atau biasa disebut start-up di Surabaya.

Hal itu diungkapkan Risma saat menghadiri peresmian berdirinya EOID East sebagai perkembangan dari chapter EOID pada Sabtu (29/7/2017).

Menurut Risma, ia ingin membangun Surabaya sebagai salah satu IT Hub dengan pembinaan start up lokal yang rata rata dijalankan oleh generasi muda tidak hanya untuk Surabaya saja tetapi Indonesia.

“Diharapkan pemberdayaan ini akan membawa perekonomian Surabaya menjadi disegani,” ujar Risma, seperti dikutip dari rilis kepada Tirto.

Dalam upaya mewujudkan visi tersebut, Risma juga sudah berkeliling melakukan diskusi dan mendapat dukungan dari berbagai pelaku IT dunia misalnya Facebook.

EOID East, pada Sabtu lalu telah meresmikan pendiriannya di Hotel Majapahit Surabaya dihadiri oleh lebih dari 50 anggota organisasi dan diresmikan oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

“EO sebagai organisasi global dimana para Entrepreneurs’ dapat belajar dan bertumbuh melalui proses pembelajaran satu sama lain. Kehadiran EOID East diharapkan menjadi tempat Entrepreneurs Indonesia untuk bertumbuh sebagai seorang pengusaha dan personal” ungkap Kevin Sebastian Kusuma, Presiden EOID East FY 2017/2018.

Menurut Kevin, alasan dibentuknya EOID East adalah sebagai jawaban dari semakin besarnya kebutuhan Entrepreneurs Indonesia akan komunitas dan wadah untuk belajar dan tumbuh berkembang bersama.

Pembentukan chapter baru ini, dikatakan Kevin, bertujuan untuk dapat semakin fokus dalam memaksimalkan potensi para Entrepreneurs di Indonesia terutama bagian Jawa Tengah, Timur, Bali, dan sekitarnya.

“EOID East juga ingin menciptakan kesuksesan bisnis yang lebih besar dan memperkaya kehidupan pribadi melalui pembelajaran bersama dan program-program yang bervariatif dan bermanfaat seperti Global dan Chapter Events, Learning Event, Forum, GSEA dan sebagainya,” ujarnya.

Acara peresmian EOID East diselenggarakan dengan tema perjuangan Surabaya, sejalan dengan sejarah Hotel Majapahit sebagai saksi perjuangan rakyat Surabaya dan Indonesia.

“Tema ini dipilih untuk memberikan inspirasi dan mengajak agar kita sebagai pengusaha turut meneruskan perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan dan NKRI. Sebagian anggota kita telah mengikuti Lemhanas, dan ada beberapa yang telah melakukan dialog kebangsaan di wilayah masing-masing dan aktivitas real lainnya yang bertujuan menjaga keutuhan Negara kita tercinta ” tutur Yudha Kartohadiprodjo, President of EOID.

Entrepreneur Organization Indonesia (EOID) saat ini memiliki 115 anggota aktif dari beragam industri yang memiliki total pendapatan kolektif berkisar 13 miliar Dolar AS, dengan rata-rata 404,92 juta Dolar AS per tahun dan memiliki total 320.000 karyawan.

Baca juga artikel terkait START-UP atau tulisan lainnya dari Maya Saputri

tirto.id - Bisnis
Reporter: Maya Saputri
Penulis: Maya Saputri
Editor: Maya Saputri