Menuju konten utama

Restoran 88 SEOUL Bandung Minta Maaf usai 24 Warga Keracunan

Manajemen restoran Korea 88 SEOUL 23 Paskal Bandung setop operasi sementara dan minta maaf usai Dinas Kesehatan catat 24 korban diduga keracunan.

Restoran 88 SEOUL Bandung Minta Maaf usai 24 Warga Keracunan
Suasana restoran korea, 88 Seoul di Kota Bandung, Rabu, 7 Oktober 2026. tirto.id/Ery Chandra
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Manajemen restoran Korea 88 SEOUL menghentikan sementara kegiatan operasional gerai mereka di 23 Paskal, Kota Bandung, sejak Rabu (7/10/2026). Pihak manajemen mengucapkan permohonan maaf dan akan melakukan evaluasi sanitasi total bersama Dinas Kesehatan Kota Bandung.

Operation General Manager 88 SEOUL, Daniel Yahya, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk melakukan pendampingan medis terhadap 24 korban.

"Manajemen memahami bahwa situasi ini menimbulkan kekhawatiran bagi pelanggan dan keluarga, serta menegaskan komitmen untuk memberikan perhatian dan tindak lanjut yang diperlukan terhadap setiap laporan yang diterima," kata Daniel dalam keterangan tertulisnya kepada Tirto, pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Daniel bilang, 88 SEOUL mengklaim telah mengambil langkah penanganan dengan mengutamakan kondisi dan kebutuhan pelanggan. Tindakan itu dilakukan sejak menerima laporan pertama pada 5 Oktober 2026.

Melalui tim Customer Care, manajemen berkomunikasi untuk memahami kondisi korban serta memastikan setiap laporan memperoleh tindak lanjut secara langsung.

"Tidak hanya melalui komunikasi jarak jauh, sebagai bentuk komitmen kami, Manajemen juga telah mengunjungi sejumlah pelanggan untuk mendengarkan secara langsung kondisi dan kebutuhan mereka, sekaligus memberikan pendampingan serta dukungan yang diperlukan. Upaya ini terus dilakukan sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab manajemen dalam menangani situasi yang terjadi," ujar Daniel.

Hentikan Sementara Operasional dan Evaluasi Total

Restoran Korea di Bandung

Suasana restoran korea, 88 Seoul di Kota Bandung, Rabu, 7 Oktober 2026. tirto.id/Ery Chandra

Dalam proses penanganan dan evaluasi, 88 SEOUL telah menghentikan sementara kegiatan operasional gerai 23 Paskal, Bandung, sejak 7 Oktober 2026.

Langkah itu dilakukan untuk memberikan ruang bagi manajemen dalam melakukan evaluasi secara menyeluruh sekaligus memperkuat penerapan standar operasional, khususnya yang berkaitan dengan kualitas dan keamanan pangan.

Selama periode penghentian sementara tersebut, manajemen menjalankan langkah evaluasi dan peningkatan standar operasional. Yakni, pembersihan dan sanitasi secara menyeluruh.

Memastikan kembali seluruh prosedur food safety, mulai dari penerimaan dan penyimpanan bahan baku, proses persiapan, pengolahan, hingga penyajian makanan, dijalankan sesuai standar telah ditetapkan.

Memperbarui seluruh persediaan bahan baku sebagai langkah hati-hati, serta memastikan seluruh bahan baku digunakan saat operasional kembali dibuka telah memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan ditetapkan.

Lalu, melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung serta instansi terkait dalam proses evaluasi dan perbaikan, sesuai arahan dan ketentuan berlaku.

Penanganan Pelanggan dan Perbaikan Berkelanjutan

Restoran Korea di Bandung

Suasana restoran korea, 88 Seoul di Kota Bandung, Rabu, 7 Oktober 2026. tirto.id/Ery Chandra

Di tengah proses evaluasi yang berlangsung, gerai kuliner Korea milik jaringan F&B ID tersebut mengeklaim komunikasi dan pendampingan kepada pelanggan tetap menjadi prioritas. Jalur Customer Care tetap dibuka bagi pelanggan yang ingin menyampaikan keluhan, memberikan informasi tambahan, dan memperoleh tindak lanjut dari manajemen sebelum operasional kembali dilanjutkan.

"Setiap masukan menjadi perhatian penting bagi kami. Fokus kami saat ini adalah mendampingi pelanggan, menyelesaikan proses evaluasi dengan baik, serta memastikan peningkatan standar yang kami lakukan benar-benar diterapkan. Kami berharap langkah-langkah ini dapat menjadi bagian dari upaya kami untuk terus menjaga kepercayaan pelanggan," tutup Daniel.

Sebelumnya, menurut kesaksian seorang pekerja di area Paskal 23, Marsinah (bukan nama sebenarnya), gerai 88 SEOUL sempat tutup karena insiden tersebut. Meski demikian, restoran itu juga disebut masih sempat beroperasi pada hari berikutnya.

Sedangkan, Dinas Kesehatan Kota Bandung mencatat setidaknya 24 laporan resmi warga dengan gejala mual, muntah, dan diare setelah menyantap makanan di restoran itu.

Saat dikunjungi Tirto pada Rabu, 7 Oktober 2026, gerai tersebut terpantau tutup tanpa aktivitas jual beli. Meski, terdapat aktivitas dari beberapa orang di dalam restoran. Nampak, plang menyampaikan bahwa ditutup untuk publik.

Baca juga artikel terkait KASUS KERACUNAN atau tulisan lainnya dari Ery Chandra

tirto.id - Flash News
Reporter: Ery Chandra
Penulis: Ery Chandra
Editor: Siti Fatimah