Menuju konten utama

Dugaan Keracunan Makanan di Resto 88 Seoul Bandung & Klarifikasi

Sejumlah pelanggan restoran Seoul 88 di Paskal, Bandung, diduga keracunan makanan dari hidangan yang disantap pada Sabtu (3/10). Pihak resto meresponsnya.

Dugaan Keracunan Makanan di Resto 88 Seoul Bandung & Klarifikasi
Ilustrasi keracunan makanan. foto/istockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Dugaan keracunan makanan mencuat setelah sejumlah netizen mengaku mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi makanan di restoran Korea, 88 Seoul, yang berada di Paskal, Bandung. Bagaimana kronologi dan klarifikasi dari pihak resto?

Keluhan gangguan kesehatan tersebut ramai dibicarakan di media sosial, salah satunya di Threads. Sebagian pelanggan restoran terssebut mengaku mengalami diare, demam, menggigil hingga harus mendapatkan perawatan medis.

Di tengah munculnya berbagai keluhan tersebut, pihak resto 88 Seoul memberikan klarifikasi dan menyatakan telah mengambil langkah menghentikan sementara operasional gerai 88 Seoul Paskal pada 7-8 Oktober 2026 untuk melakukan pembersihan, sanitasi, dan evaluasi terhadap proses serta standar operasional.

Kronologi Dugaan Keracunan Makanan dari Resto 88 Seoul 23 Paskal

Keluhan bermula dari sejumlah pelanggan yang mengaku mengalami gangguan kesehatan setelah makan di 88 Seoul Paskal, Bandung, pada Sabtu (3/10/2026). Cerita mengenai kondisi tersebut kemudian dibagikan melalui media sosial dan mendapat respons dari pengguna lain yang mengaku memiliki pengalaman serupa setelah berkunjung ke restoran yang sama.

Salah satu laporan disampaikan akun Threads @wickhaemstriae yang mengatakan bahwa ia dan suaminya mengalami diare sekitar dua hari setelah makan di resto itu pada Sabtu.

“@88seoul.id Halo, saya ingin melaporkan dugaan gangguan kesehatan setelah saya dan suami makan di 88 seoul 23 paskal bandung pada Sabtu, 3 oktober 2026. Sejak itu kami mengalami diare selama 2 hari, dan suami saya mengalami demam hingga >39°C sampai harus mendapat infus dan obat. Saya sendiri sedang hamil trimester pertama dan juga mengalami diare serta mual/muntah,” tulisnya.

Pada awalnya, pasangan tersebut mengaku tidak langsung menduga gangguan kesehatan yang dialami berkaitan dengan makanan. Namun, dugaan itu muncul setelah pengunggah menemukan unggahan lain dan lebih dari 20 ulasan pelanggan yang menurutnya memiliki keluhan serupa setelah makan di restoran tersebut.

Keluhan serupa juga disampaikan pengguna Threads lainnya yang juga mengaku makan di resto tersebut pada Sabtu, 3 Oktober 2026.

“Sabtu, 3 oct aku makan di resto korea baru di paskal 23. Subuhnya langsung diare sampe 3x, besoknya sampe demam tinggi dan menggigil. Pertama kirain kena influenza, tp setelah di cek ternyata keracunan makanan. Dan sampe hari ini masih demam turun naik, dan diare udah sampe 15x. Gaush cobain resto disana ges, enak juga engga, malah keracunan. Btw resto nya yg di dalam mall ya !” tulis akun Threads @nittachandra.

Unggahan tersebut kemudian mendapat komentar dari akun @nikearh. Pengguna itu mengaku dirinya bersama keluarga juga makan di restoran tersebut pada tanggal yang sama. Menurut keterangannya, pada malam hari suami dan anaknya mengalami demam serta diare berulang kali.

“Aku pikir ga mungkin ih masa keracunan makanan itu. Taunya ya allah pas baca ini. Huhu. Kayaknya dr si banchan nya deh. Soalnya aku sama anak aku yg satu lg ga makan itu. Yg makan banchan suami sama anak pertama aku. Huhu,” keluhnya.

Klarifikasi Resto 88 Seoul

Menanggapi berbagai keluhan yang beredar, pihak 88 Seoul menyampaikan klarifikasi melalui akun Threads @88seoul.id. Pihak restoran menyatakan telah mendengar dan memperhatikan kekhawatiran yang disampaikan oleh sejumlah pelanggan setelah berkunjung ke 88 Seoul cabang 23 Paskal, Bandung.

Dalam pernyataannya, restoran menegaskan bahwa keamanan, kualitas, dan kenyamanan pelanggan merupakan prioritas. Pihak restoran juga menyatakan fokus mereka adalah memastikan setiap pelanggan yang menyampaikan keluhan memperoleh perhatian serta penanganan secara cepat dan tepat.

Sebagai tindak lanjut atas laporan yang diterima dari sejumlah pelanggan, 88 Seoul kemudian mengumumkan bahwa gerai 88 Seoul di 23 Paskal, Bandung, menghentikan sementara operasional pada 7-8 Oktober 2026.

“Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk kehati-hatian untuk melakukan pembersihan dan sanitasi secara menyeluruh, serta evaluasi terhadap proses dan standar operasional di gerai. Keamanan, kualitas, dan kenyamanan pelanggan selalumenjadi prioritas kami,” bunyi pengumuman itu.

Pihak 88 Seoul juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang mengalami kondisi atau pengalaman tidak menyenangkan setelah berkunjung ke gerai tersebut. Restoran menyatakan berkomitmen memberikan perhatian dan pendampingan yang diperlukan serta memprioritaskan kesehatan pelanggan.

Selain itu, tim 88 Seoul menyebut masih berupaya menghubungi pelanggan yang sebelumnya telah menyampaikan keluhan dan keresahan. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya restoran untuk menindaklanjuti kejadian tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Bagi pelanggan yang memiliki keluhan atau membutuhkan bantuan lebih lanjut, dapat menghubungi Customer Care kami di 0815 1175 9999 dengan memilih menu "Customer Care" agar tim kami dapat membantu secara langsung,” tulis mereka.

Hingga informasi yang disampaikan dalam klarifikasi tersebut, pihak restoran belum menyatakan secara resmi bahwa gangguan kesehatan para pelanggan disebabkan oleh makanan tertentu di gerai tersebut.

Baca juga artikel terkait KASUS KERACUNAN atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Ilham Choirul Anwar