Resep Rendang ala Gordon Ramsay di Uncharted National Geographic

Kontributor: Balqis Fallahnda, tirto.id - 3 Jul 2020 10:36 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Pada musim ini, Gordon Ramsay berkunjung ke Sumatera Barat dan belajar memasak rendang bersama William Wongso.
tirto.id - Uncharted merupakan serial dokumenter makanan lokal di seluruh negara yang tayang di National Geographic.

Serial tersebut dibawakan oleh Gordon Ramsay, seorang chef terkenal yang pernah berguru dengan beberapa koki terkemuka dunia termasuk Albert Roux dan Marco Pierre White di London, serta Guy Savoy dan Joël Robuchon di Prancis.

Pada 1993, Ramsay menjadi kepala koki Aubergine di London, dan dalam tiga tahun Aubergine dianugerahi dua bintang Michelin.


Pada usia 35, Ramsay mendirikan restoran pertamanya yang sepenuhnya dimiliki dan dinamai, Restaurant Gordon Ramsay.

Restoran tersebut dibuka pada 1998, dan dengan cepat menerima penghargaan paling bergengsi di dunia kuliner yaitu dengan tiga bintang Michelin.

Saat ini, Restoran Gordon Ramsay adalah restoran tertua di London yang memegang penghargaan ini, dan Ramsay adalah satu dari hanya empat koki di Inggris yang mempertahankan tiga bintang.

Gordon juga memegang bintang Michelin di restoran London lainnya, yakni Pétrus di Knightsbridge, demikian dikutip dari situs resmi Gordon Ramsay.

Merujuk International Culinary Center bintang Michelin adalah suatu penghargaan yang diberikan kepada chef suatu restoran yang dianggap memiliki dan menciptakan masakan yang lezat. Proses seleksi untuk mendapatkan penghargaan ini sangat sulit.

Maka dari itu penerima bintang memperoleh gengsi dan paparan luar biasa bersama dengan kehormatan, dan banyak pemilik restoran juga melihat peningkatan dalam bisnis setelah menerima bintang Michelin.

Penerima bintang ini dievaluasi, dan dapat dicabut jika sang penerima tidak dapat mempertahankannya. Penerima dapat menerima penghargaan 1 hingga 3 bintang.


Pada musim ini, Gordon Ramsay berkunjung ke Sumatera Barat dan belajar memasak rendang bersama William Wongso.

Berikut ini resep Rendang Omelette from Scrambled on The Road ala Gordon Ramsay, masakan gabungan omelet dan rendang yang dibuat di acara tersebut dikutip dari situs resmi Gordon Ramsay.

Bahan rendang omelette from scrambled on the road ala Gordon Ramsay

4 bawang merah, irisan tipis

3 siung bawang putih, iris tipis

2 inci jahe root, irisan tipis

2 cabai merah, cincang

Minyak (canola atau grapeseed)

daun jeruk purut

1 inch lengkuas, cincang

4-6 ikan teri kering (atau ikan kering favorit Anda), dicincang

4 telur bebek (atau gunakan telur biasa sebagai pengganti)

1 sendok teh pasta cabai merah

1 sendok teh pasta cabai hijau

Cara memasak rendang omelette from scrambled on the road ala Gordon Ramsay

1. Tambahkan sekitar satu sendok makan minyak ke dalam wajan dan setelah panas tambahkan bawang putih, bawang merah, cabai dan jahe. Tambahkan juga beberapa daun jeruk purut. Setelah sekitar satu, tambahkan cacahan kecil lengkuas.

2. Setelah bawang putih dan bawang merah berubah menjadi berwarna karamel, keluarkan daun kafir dan lengkuas dari wajan.

3. Pecahkan telur ke dalam mangkuk dan campur. Tambahkan campuran pasta cabai hingga tercampur. Setelah sepenuhnya digabungkan, tambahkan campuran bawang putih dan bawang merah.

Campur campuran telur dengan campuran bawang merah sampai telur dua pertiga dari cara dimasak. Setelah mereka dua pertiga matang, ratakan campuran penuh pada wajan dan biarkan masak selama 1 menit.

4. Tambahkan campuran rendang ke atas telur saat memasak, masukkan secara merata di seluruh campuran telur.

5. Saat telur matang, ketuk wajan sehingga telur terlepas dari bagian bawah wajan. Saat telur sudah matang sepenuhnya, ketuk panci 3 kali dan miringkan.

Dengan menggunakan spatula, mulailah dari atas wajan miring dan mulailah melipat telur. Lanjutkan ke ujung loyang saat Anda melipat sampai sampai ke bagian bawah loyang di mana Anda dapat menggulungnya langsung ke piring.



Baca juga artikel terkait RESEP RENDANG atau tulisan menarik lainnya Balqis Fallahnda
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Balqis Fallahnda
Penulis: Balqis Fallahnda
Editor: Nur Hidayah Perwitasari

DarkLight