Menuju konten utama

Rangkuman Materi Tahapan Siklus Air dan Penjelasannya

Tahapan siklus air menjadi satu pembahasan yang menarik. Bagaimana tidak, air yang dipakai manusia di rumah dapat mengalir sampai ke lautan. Simak di sini.

Rangkuman Materi Tahapan Siklus Air dan Penjelasannya
Ilustrasi tahapan siklus hidrologis (air). Tahapan siklus air adalah salah satu pembahasan yang menarik untuk disimak. Bagaimana tidak, air yang dipakai manusia di rumah, dapat mengalir sampai ke lautan, dan bahkan kembali ke darat lagi. foto/https://emodul.kemdikbud.go.id/C-Geografi-5/C-Geografi-5.pdf

tirto.id - Tahapan siklus air menjadi salah satu pembahasan yang menarik untuk disimak. Bagaimana tidak, air yang digunakan manusia di rumah, dapat mengalir menuju sungai hingga ke lautan.

Air yang berada di bumi akan selalu mengalami perputaran. Air akan memperoleh beragam proses yang harus dilaluinya dan selalu berjalan secara berulang. Inilah yang kemudian menjadi siklus hidrologi atau siklus daur air.

Siklus air bisa berupa siklus pendek, siklus sedang, dan siklus panjang. Perbedaan ketiganya terletak dari banyak sedikitnya tahapan yang dilalui oleh air.

Ringkasan Materi Tahapan Siklus Daur Air

Materi siklus air terdiri atas evaporasi, kondensasi, presipitasi, infiltrasi, dan run off. Berikut ini penjelasan siklus air untuk masing-masing tahapan:

1. Evaporasi

Tahapan ini adalah penguapan air dari permukaan bumi (air di darat dan laut) menuju atmosfer setelah terpapar sinar matahari. Jika kandungan air yang menguap berasal dari tumbuhan disebut dengan evapo-transpirasi.

2. Kondensasi

Kondensasi merupakan proses pendinginan dari uap air yang menuju atmosfer. Dalam kondensasi, uap air berubah wujud menjadi embun, titik air, salju, hingga es. Selanjutnya, kondensasi menyebabkan kemunculan kabut dan awan.

3. Presipitasi

Presipitasi adalah proses terjadinya hujan akibat semakin beratnya titik air, salju, dan es yang ada di awan. Presipitasi dapat berwujud hujan air, hujan es, hingga salju.

4. Infiltrasi

Infiltrasi merupakan proses masuknya air permukaan di bumi menuju lapisan batuan dalam. Air diserap pori-pori tanah secara infiltrasi. Saat mencapai lapisan kedap air, air mengumpul dan menjadi air bawah tanah.

5. Run off

Tahapan ini adalah keluarnya air bawah tanah atau air permukaan yang kembali mengalir menuju laut sebagai tempat tujuan akhir aliran. Setelah mencapai laut, air akan kembali mendapatkan siklus daur air pertama yakni evaporasi dan begitu seterusnya mengikuti tahapan yang ada.

Contoh Siklus Air Sederhana

Dikutip dari Modul Geografi: Udara dan Air Sumber Kehidupan (Kemdikbud, 2017), ada tiga macam siklus air, salah satunya adalah siklus pendek atau siklus air sederhana.

Siklus pendek adalah penguapan air laut lalu mengalami kondensasi dan membentuk awan, lantas terjadi hujan dan membuat air jatuh lagi di laut.

Selain siklus pendek, ada sedang dan panjang. Siklus sedang adalah air laut mengalami penguapan lalu terjadi kondensasi. Uap air lalu dibawa angin ke daratan dan membentuk awan di sana.

Kandungan air dalam awan lalu turun menjadi hujan di daratan. Airnya menuju sungai atau danau, kemudian kembali lagi ke laut.

Di sisi lain, siklus panjang adalah penguapan air laut yang mengalami kondensasi, membentuk awan di daratan sampai pegunungan akibat terbawa angin, lalu turun sebagai salju.

Salju yang turun lalu membentuk gletser, mengalir ke sungai atau danau atau masuk tanah, lantas air kembali lagi ke laut.

Baca juga artikel terkait SIKLUS HIDROLOGI atau tulisan lainnya dari Ilham Choirul Anwar

tirto.id - Edusains
Kontributor: Ilham Choirul Anwar
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Nur Hidayah Perwitasari
Penyelaras: Syamsul Dwi Maarif