Indeks Yusril Ihza Mahendra

Yusril Sebut RUU Pemilu-Parpol Jadi Langkah Untuk Reformasi DPR
Yusril mengatakan, salah satu masukan yang diajukan dalam RUU Pemilu ialah calon anggota DPR harus menjadi anggota partai politik minimal selama tiga tahun.

Yusril Koordinasi dengan Polri soal Pencarian 3 Pedemo Hilang
Yusril mengimbau kepada ketiga orang tersebut untuk segera memberitahukan keberadaanya kepada masyarakat baik melalui kepolisian maupun media massa.

Yusril: Prabowo Siapkan Keppres Pembentukan Tim Reformasi Polri
Yusril mengatakan, Tim Reformasi Polri akan segera dilantik dalam waktu dekat sekaligus mengumumkan tugas tim tersebut, salah satunya revisi UU Polri.

Yusril Sebut Pemerintah Dukung Pembentukan Tim Independen LNHAM
Yusril menjamin pemerintah menghormati independensi enam lembaga tersebut dalam mengusut kasus demo ricuh pada akhir Agustus 2025.

Pemerintah Tegaslah Bentuk TGPF Usut Kerusuhan Demo Agustus
Keberadaan TGPF dapat menjadi dasar memastikan hak publik atas kebenaran sekaligus menghadirkan rasa aman yang nyata.

Yusril Minta Pelaku Kerusuhan Tetap Diproses Sambil Tunggu TGPF
Tim independen harus mengungkap penyebab demonstrasi, aktor intelektual, penyandang dana, hingga target di baliknya.

Yusril: Pembentukan TGPF Demonstrasi Wewenang Presiden Prabowo
Yusril menyatakan keputusan atas usulan pembentukan TGPF terkait peristiwa demonstrasi yang berujung ricuh, kewenangan Presiden Prabowo.

Yusril-Otto Sepakat Tak Perlu Bentuk Tim Investigasi Independen
Yusril-Otto sepakat tak perlu membentuk tim investigasi independen untuk aksi kekerasan selama rentetan unjuk rasa se-Indonesia mulai 25 Agustus 2025.

Yusril: TNI Tak Bisa Pidanakan Ferry Irwandi dengan UU ITE
Yusril Ihza Mahendra, menegaskan TNI tak bisa melaporkan influencer Ferry Irwandi atas dugaan pencemaran nama baik.

Keluarga Korban Tewas Kericuhan di Makassar Tolak RJ bagi Pelaku
Keluarga korban tewas mohon agar kasus penganiayaan dalam kericuhan demo di Makassar diusut tuntas, semua pelaku dapat ditangkap, dan dihukum.

Yusril: Tahanan Demo Akhir Agustus Tak Ada Dijerat Pasal Makar
Yusril memastikan ke-68 tersangka yang ditahan terkait aksi demo akhir Agustus 2025, tidak ada terindikasi melakukan makar maupun terorisme.

Yusril Jenguk Pedemo Akhir Agustus yang Ditahan di Polda Metro
Yusril mengklaim proses hukum terhadap tahanan yang terlibat aksi demo akhir Agustus 2025 sesuai koridor dan menjunjung tinggi HAM.

Yusril Ungkap Alasan Tuntutan 17+8 Belum Semuanya Dipenuhi
Yusril mengungkap alasan tuntutan masyarakat dalam 17+8 belum semuanya dipenuhi.

Yusril Jamin Keluarga Korban Demo Ricuh Juga Dapat Perlindungan
LPSK tengah mengasesmen perlindungan bagi korban dan keluarga aksi anarkistis pada akhir Agustus 2025.

Polri Lanjut Sidik 583 Peserta Aksi Anarkis, 4.861 Dipulangkan
Yusril mengatakan, 583 orang yang masih ditahan masih dipilah mana yang berkasnya dilanjut ke pengadilan dan mendapat restorative justice.

Yusril soal Tim Independen Pencari Fakta: Cukup Lembaga yang Ada
Yusril menilai, lembaga seperti Komnas HAM sudah turun melakukan penyelidikan dan diyakini mampu mengungkap keterlibatan militer dalam aksi ricuh..

Yusril Minta Kuasa Hukum Delpedro Jentelmen Hadapi Proses Hukum
Yusril menjelaskan dengan mengikuti proses hukum yang ada rakyat akan bisa menilai argumen pihak manakah yang lebih meyakinkan.

Yusril: Demo Tak Diganggu, Aparat Hanya Tindak Pelanggar Hukum
Menurut Yusril, aparat harus menjunjung prinsip hukum dan HAM. Dan jika ada warga yang diduga melanggar hukum, hak-hak dasarnya tetap harus dihormati.

Yusril Persilakan Masyarakat Sampaikan Aspirasi saat Demo di DPR
Yusril menuturkan pemerintah tidak pernah melarang masyarakat melakukan demonstrasi lantaran Indonesia merupakan negara demokrasi.

Pemerintah Lanjutkan Pembahasan RUU Transfer Napi Antarnegara
Pembahasan rancangan UU (RUU) transfer narapidana antarnegara dilanjutkan lantaran banyak permintaan transfer narapidana dari negara sahabat.
Masuk tirto.id







