Indeks Yusril Ihza Mahendra

Yusril Ungkap Alasan Tuntutan 17+8 Belum Semuanya Dipenuhi
Yusril mengungkap alasan tuntutan masyarakat dalam 17+8 belum semuanya dipenuhi.

Yusril Jamin Keluarga Korban Demo Ricuh Juga Dapat Perlindungan
LPSK tengah mengasesmen perlindungan bagi korban dan keluarga aksi anarkistis pada akhir Agustus 2025.

Polri Lanjut Sidik 583 Peserta Aksi Anarkis, 4.861 Dipulangkan
Yusril mengatakan, 583 orang yang masih ditahan masih dipilah mana yang berkasnya dilanjut ke pengadilan dan mendapat restorative justice.

Yusril soal Tim Independen Pencari Fakta: Cukup Lembaga yang Ada
Yusril menilai, lembaga seperti Komnas HAM sudah turun melakukan penyelidikan dan diyakini mampu mengungkap keterlibatan militer dalam aksi ricuh..

Yusril Minta Kuasa Hukum Delpedro Jentelmen Hadapi Proses Hukum
Yusril menjelaskan dengan mengikuti proses hukum yang ada rakyat akan bisa menilai argumen pihak manakah yang lebih meyakinkan.

Yusril: Demo Tak Diganggu, Aparat Hanya Tindak Pelanggar Hukum
Menurut Yusril, aparat harus menjunjung prinsip hukum dan HAM. Dan jika ada warga yang diduga melanggar hukum, hak-hak dasarnya tetap harus dihormati.

Yusril Persilakan Masyarakat Sampaikan Aspirasi saat Demo di DPR
Yusril menuturkan pemerintah tidak pernah melarang masyarakat melakukan demonstrasi lantaran Indonesia merupakan negara demokrasi.

Pemerintah Lanjutkan Pembahasan RUU Transfer Napi Antarnegara
Pembahasan rancangan UU (RUU) transfer narapidana antarnegara dilanjutkan lantaran banyak permintaan transfer narapidana dari negara sahabat.

Yusril Sebut Proses Transfer Napi ke Tiga Negara Telah Rampung
Yusril Ihza Mahendra, berujar proses transfer narapidana ke tiga negara telah rampung.

Yusril Kaji Permintaan Pulangkan Terpidana Teroris dari Filipina
Yusril Ihza Mahendra menyebutkan ada keluarga yang meminta pemulangan terpidana pengeboman di Filipina ke tanah air.

Yusril Beberkan Kriteria Khusus Transfer Napi Antaranegara
Yusril Ihza Mahendra menyebutkan tidak ada kriteria pidana khusus untuk transfer narapidana antarnegara.

Yusril: Amnesti-Abolisi Buat Hasto & Tom Bebas Tuntutan Hukum
Yusril menegaskan, Presiden Prabowo telah melaksanakan proses pemberian amnesti dan abolisi kepada Hasto dan Tom Lembong sesuai dengan aturan yang berlaku.

Yusril Hormati Prancis Beri Pembebasan Bersyarat Serge Atlaoui
Yusril mengatakan, Pemerintah Prancis menghormati dan mengakui Serge bersalah melakukan kejahatan psikotropika di Indonesia dan dijatuhi hukuman mati.

Yusril Dukung Tokoh Aceh Daud Beureu'eh Jadi Pahlawan Nasional
Yusril mengatakan, Daud merupakan tokoh yang turut berjuang melakukan perlawanan terhadap Belanda dan Jepang serta mendukung kemerdekaan RI.

Menimbang Pro dan Kontra Gibran Berkantor di Papua
Penugasan saja tidak cukup tanpa adanya komitmen kuat untuk membuka ruang dialog, transparansi, akuntabilitas, dan penyelesaian kasus secara adil.

Yusril: Gibran Tak Berkantor di Papua meski Jadi Ketua BP3OKP
Yusril mengklarifikasi soal pernyataannya bahwa Gibran akan berkantor di Papua tentang penugasan dari Presiden Prabowo untuk percepatan pembangunan Papua.

Menteri Yusril Minta Tambahan Anggaran Rp100,6 Miliar di 2026
Anggaran sebelumnya dinilai tak cukup untuk membayar gaji pegawai dan mendukung keperluan operasional Kementerian Kumham Imipas.

Indonesia Siap Investigasi Insiden Juliana Marins Bersama Brasil
Indonesia menerima dengan terbuka segala langkah hukum yang dilakukan oleh keluarga Juliana Marins di Brasil.

Yusril Sebut Kelompok Masyarakat di Papua Juga Langgar HAM
Yusril mengakui persoalan pelanggaran HAM di Papua tak hanya dilakukan aparat keamanan, tetapi juga sejumlah kelompok masyarakatnya.

Pemerintah Siap Jalani Putusan MK soal Pemisahan Pemilu
Yusril mengingatkan akan ada persoalan konstitusional, jika masa jabatan presiden-wakil presiden diperpanjang.
Masuk tirto.id



