Indeks Taksi
Taktik Damri Agar Tak Dilibas Kereta Bandara Soekarno-Hatta
Kereta Bandara Soekarno-Hatta yang akan beroperasi awal tahun depan jadi penantang baru bagi Perum Damri setelah taksi online.

Mana Lebih Murah ke Bandara Soetta: Kereta, Bus Damri, atau Taksi?
Kereta api ke bandara Soekarno-Hatta akan segera beroperasi. Apakah ia merupakan moda transportasi paling murah?

Aksi Demo Taksi Online
Peserta aksi demo taksi online meneriakan tuntutanya di kantor Kementrian Perhubungan, Jakarta.

Ongkos Taksi Jakarta Paling Murah Kelima di Dunia
Ongkos taksi di Jakarta ternyata menempati posisi kelima paling murah di dunia, menurut lembaga survei Carspring dari Inggris.
Go-Jek dan Blue Bird Kerja Sama Luncurkan Go-Bluebird
PT Go-Jek Indonesia dan PT Blue Bird Tbk bekerjasama meluncurkan aplikasi Go-Bluebird. Mutualisme bisnis.

Transportasi Online Melindas Kinerja Taksi Express
Dalam tempo kurang dari dua tahun, dinamika transportasi online terus menggoyang bisnis taksi konvensional. Aksi demo para sopir taksi, menandai awal kemerosotan bisnis taksi konvensional, termasuk taksi Express, jejaring bisnis Rajawali Group milik taipan Peter Sondakh.
Sopir Kembali Demo Tutup Aplikasi Taksi Online
Sekitar 50 sopir taksi kembali melakukan unjuk rasa dan mendesak kepolisian untuk menutup aplikasi taksi dalam jaringan (daring), Grab dan Uber, di depan Gedung Baharkam Mabes Polri pada Jumat (8/4/2016).

Rp6,6 Miliar untuk Memulihkan Citra "Si Biru"
Citra Blue Bird tercoreng akibat aksi demo yang rusuh. Manajemen memperbaiki citra dengan menggratiskan layanan Blue Bird selama sehari.
Uber Tuai Kerugian di Cina, Bersaing Ketat dengan Didi Kuadi
Layanan transportasi berbasis aplikasi mobile Uber di Cina mengalami kerugian sekitar USD 1 miliar per tahun, disebabkan oleh ketatnya persaingan dengan layanan serupa milik otoritas resmi pemerintah Cina, Didi Kuadi.

Ketika Blue Bird Cs Meradang
Penumpang berkurang, nilai saham terjun bebas. Ujungnya, taksi dan segenap angkutan konvensional lain menuntut Grab Car, Uber, dkk, ditutup. Perselisihan antara transportasi konvensional dan berbasis aplikasi sebenarnya bukan hal baru. Ketika ojek berbasis aplikasi seperti Gojek dan Grab Bike mulai ngetren di tahun 2015, ada gejolak dari kalangan ojek pangkalan atau opang, dan hingga saat ini operasi aplikasi masih tersandung legalitas.
Masuk tirto.id









