Indeks Humaniora
Pardjo, Ajudan Jenderal yang Dua Kali Jadi Menteri
Ia biasa dipanggil Pardjo, pengawal setia Jenderal Soedirman semasa gerilya. Kelak, ia menjadi menteri ketika orde telah berganti. Nama lengkapnya Soepardjo Rustam.

Meletusnya Gunung Tambora dan Akibatnya Terhadap Dunia
Letusan terdahsyat gunung Tambora terjadi pada 10 April 1815. Tiga kerajaan di lereng gunung terkubur beserta penduduknya. Tsunami menyapu dari Jawa Timur hingga Kepulauan Maluku.
Renita Sukardi Meninggal dan Kanker yang Merenggutnya
Renita Sukardi meninggal akibat kanker payudara. Di Indonesia ada jutaan perempuan yang mengidap kanker payudara.

105 Tahun Setelah Tenggelamnya Titanic
105 tahun silam, Titanic tenggelam. Orang masih berbondong-bondong mendatangi berziarah ke Fairview Lawn Cemetery, tempat para korban dimakamkan.

Mal di antara Mimpi Ruang Publik, Konsumerisme, dan Teror
Sebuah ikon konsumerisme yang perkembangannya makin meminggirkan pasar tradisional dan jadi target protes serta serangan bersenjata.
Budayawan Usulkan Chairil Anwar jadi Pahlawan Nasional
Jika WR Supratman dinobatkan sebagai pahlawan nasional lewat lagu Indonesia Raya, maka Chairil Anwar juga pantas diberi gelar pahlawan nasional karena berjuang lewat karya-karya puisinya yang monumental.

Permusuhan Raja Jawa dengan Anaknya Sendiri
Pakubuwana XIII digugat oleh putranya sendiri. Ini bukan cerita baru, namun kerap terjadi dalam sejarah Jawa.

Kisah Lukman Harun Melawan Amien Rais
Tepat 18 tahun lalu, 8 April 1999, Lukman Harun wafat. Ia adalah sosok yang oleh Din Syamsuddin dijuluki sebagai Menteri Luar Negeri-nya Muhammadiyah, dan pernah berpolemik dengan Amien Rais.

"Islam dan Yahudi itu Bersaudara"
Seorang keturunan Yahudi yang lahir di Surabaya memandang identitasnya serta kesan dia atas pergaulan antar-agama di Indonesia.

Ali Anyang, Putra Dayak Penegak NKRI
Ali Anyang adalah pejuang asli Dayak yang berperan besar dalam menegakkan kedaulatan Republik Indonesia di Kalimantan Barat.

Kisah Fransiskus Xaverius, Penyebar Katolisisme di Indonesia
Sejarah Katolik di Indonesia tak bisa dilepaskan dari nama Fransiskus Xaverius yang ikut menyebarkan Katolisisme di Asia dengan menumpang kapal Portugis.

Wapres Dukung Muhammad Zainudin sebagai Pahlawan Nasional
TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid adalah salah satu penggagas dan pengembang Nahdlatul Wathan di Lombok. Beberapa hal yang musti diperhatikan ketika memberikan gelar pahlawan nasional.

Ejaan Resmi, Apa pun Namanya, Bukan Batas Suci
Hal terbaik dari mengetahui aspek politis suatu bahasa ialah munculnya kesadaran untuk menggunakan bahasa tersebut secara kritis.

Pasukan Andi Azis Menolak Tentara dari Jawa
KNIL-KNIL di Makassar gelisah akan masa depan mereka. Kedatangan pasukan TNI dari Jawa membuat mereka berontak pada 5 April 1950.

Ketika Para Sersan Menegakkan Republik Maluku Selatan
Soumokil tak akan mampu mendirikan Republik Maluku Selatan (RMS) tanpa bantuan bekas sersan dan ajudan KNIL macam Sopacua, Dantje Samson, dan Thomas Nussy. Bedil-bedil mantan KNIL bimbang itulah yang membuat RMS bisa proklamasi pada 25 April 1950.

Buta Politik dan Diperalat, Andi Azis pun Memberontak
Kapten Andi Azis yang buta politik akhirnya ikut arus dan pasukannya memberontak pada 5 April 1950 menentang kedatangan pasukan TNI dari Jawa. Pada 14 April 1950, dia ditangkap.
Pesan Terakhir Ipda Zasmi Dias Sebelum Meninggal Dunia
Satu personel Tinombala meninggal. Ada luka di kepala. Satu pistol dan telepon genggam ditemukan di dekat jenazahnya. Beberapa jam sebelum meninggal, ia berpesan minta didoakan oleh ibunya agar diberi keselamatan, usai bertugas di Poso.
Pribumi Monyet dan Paradoks Kepribumian
Yang benar-benar serius bukanlah klaim kepribumian, namun politik elektoral.

Mengapa Nani Wijaya dan Lansia Ingin Menikah di Usia Senja
Mendambakan punya seseorang yang akan menemani sampai akhir hayat bukan cuma milik orang muda. Hampir semua orang menginginkannya, termasuk lansia yang pernah ditinggal mati pasangannya. Sains bisa menjelaskannya.

KH Anwar Musaddad: Anti-Makar, Menolak Negara Islam
KH Anwar Musaddad berkali-kali menampik ajakan bergabung dengan DI/TII. Baginya, NKRI adalah harga mati.
Masuk tirto.id



