Putuskan Tutup Gerai di Neo Soho, Central Berjualan secara Online

Oleh: Dea Chadiza Syafina - 15 Januari 2019
Dibaca Normal 1 menit
PT Central Retail Indonesia, kata dia, berusaha memperkuat omni channel 'Central On Demand' melalui aplikasi messenger seperti Whatsapp dan Line.
tirto.id - Penutupan gerai Central Departement Store di Neo Soho, di daerah Grogol, Jakarta Barat, dalam waktu dekat diikuti dengan peralihan penjualan ke pasar online.

Public Relation Department Manager PT Central Retail Indonesia, Dimas Wisnu Wardana mengatakan, usai memutuskan penutupan gerai di Neo Soho, penjualan beralih menggunakan omni channel sebagai pendukung gerai fisik yang kini tersisa satu di Grand Indonesia.

“Kami melihat omni channel adalah salah satu jalan keluar kami untuk lebih memberikan layanan terbaik kepada pelanggan dan menjangkau pelanggan secara lebih luas di seluruh Indonesia,” kata Dimas kepada Tirto, Selasa (15/1/2019).

PT Central Retail Indonesia, kata dia, berusaha memperkuat omni channel 'Central On Demand' melalui aplikasi messenger seperti Whatsapp dan Line.

“Kami mengajak seluruh pelanggan kami untuk dapat merasakan pengalaman berbelanja di central melalui Central On Demand di nomor 081198986868 atau melalui Line official account kami di @CENTRALSTOREID," ujar Dimas.


Daya beli konsumen Indonesia, kata dia, masih bagus. Namun, ada beragam niche market yang harus menggunakan channel yang tepat disertai promosi yang tepat pula.

Dengan fokus pada pengembangan omni channel, dia berharap, konsumen dan masyarakat dapat berinteraksi secara langsung dengan pihak Central Department Store dan mendapat informasi terkini terkait promo yang sedang berlangsung.

Ritel asal Thailand ini menggelar diskon hingga 90 persen dan promo belanja Buy 1 Get 1 mulai Senin (14/1/2019) hingga Minggu (17/2/2019) dalam rangka penutupan mal.

Penutupan gerai Cental Neo Soho menambah daftar ritel yang terpuruk. Akhir 2017, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) yang merupakan pengelola bisnis ritel gerai Lotus Department Store dan Debenhams di Indonesia, menutup seluruh gerai fisik.

Emiten berkode saham MAPI ini lantas beralih kepada bisnis berbasis digital (e-commerce) dan merilis gerai online yang diberi nama MAPeMall.

Awal tahun 2019, dua perusahaan ritel mulai menghitung langkah bisnis ritel secara offline-nya. PT Hero Supermarket Tbk menutup 26 gerai.

Kini sedang dalam proses penutupan satu gerai Central Department Store milik PT Central Retail Indonesia yang terletak di Neo Soho, Jakarta Barat.

Meski demikian, manajemen PT Central Retail Indonesia tidak memberlakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) usai menutup gerai di Neo Soho kepada para karyawan seperti pada Hero.


Baca juga artikel terkait INDUSTRI RITEL atau tulisan menarik lainnya Dea Chadiza Syafina
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Dea Chadiza Syafina
Penulis: Dea Chadiza Syafina
Editor: Zakki Amali
DarkLight