tirto.id - Cyrus Margono resmi bergabung ke Persija Jakarta di bursa transfer tengah musim Liga Super 2025-26. Sepanjang kariernya, Margono untuk pertama kalinya akan bermain di Indonesia. Lantas, apakah bergabungnya Margono akan mengurangi kuota pemain asing Persija?
Persija Jakarta pada hari Jumat 6 Februari 2026 malam mengumumkan kedatangan seorang penjaga gawang baru yakni Cyrus Margono. Walau memiliki nama khas Indonesia, namun Margono merupakan sosok kelahiran New York, Amerika Serikat, pada 9 November 2001.
Tapi, Margono telah resmi menjadi WNI pada 21 Maret 2024. Maka, kehadiran Margono tidak akan mengurangi kuota pemain asing Persija di sisa musim 2025-26 ini.
Persija sendiri dalam situs resminya memberikan kontrak berdurasi 2,5 musim kepada pemain berusia 24 tahun itu. Tentunya dalam hal ini, Persija memandang Margono sebagai kiper potensial dan mempersiapkannya sebagai kiper masa depan tim.
Apalagi di usianya yang tergolong muda sebagai pemain berposisi penjaga gawang, Margono telah merasakan kerasnya persaingan di kompetisi Eropa walau bukan di liga ternama. Margono bahkan sudah abroad ke Eropa sejak tahun 2021 atau saat ia masih berusia 20 tahun.
Margono mengawali karir di kompetisi antarkampus di Amerika Serikat dengan membela Kentucky Wildcats. Tapi pada 2021, Margono memutuskan terbang ke Yunani dan bermain di tim Panathinaikos B.
Menurut statistik di website Transfermarkt, saat itu Margono tercatat bermain dalam 17 pertandingan di kompetisi Super League 2 Yunani. Margono membawa timnya meraih 3 kemenangan, 7 imbang, dan 7 kekalahan.
Margono secara keseluruhan kebobolan 24 gol dalam 17 laga itu. Di sisi lain ia mampu mencatatkan 3 clean sheets yakni saat timnya selalu bermain imbang 0-0 melawan Niki Volou, Almopos, dan PS Kalamata.
Setelah itu Margono memtuskan pindah ke Liga Kosovo dan bermain bagi tim Dukagjini pada tahun 2025. Di sana, Margono menjadi andalan dengan memainkan 30 pertandingan baik di Liga Kosovo maupun Piala Kosovo.
Margono mampu mengantar timnya meraih 12 kemenangan, 8 imbang, dan 10 kekalahan. Secara statistik pribadi, Margono kebobolan 32 gol dan menorehkan 9 clean sheets.
Sederet catatan itu dan pengalaman bermain di Liga Eropa menjadi salah satu dasar ketertarikan Persija. Margono pun dipandang sebagai sosok potensial untuk menjadi kiper Macan Kemayoran di masa depan.
"Cyrus adalah kiper muda berkualitas, dengan pengalaman internasional, serta karakter yang kami nilai sesuai dengan kebutuhan tim. Kami berharap kehadirannya bisa menambah kekuatan dan kedalaman skuad, serta menjadi bagian penting dalam membangun fondasi tim untuk 2-3 musim ke depan," kata Mohamad Prapanca selaku Direktur Persija, dikutip dari laman resmi klub.
Margono sendiri tentu senang dengan kesempatan yang ada. Pengalaman bermain di Indonesia tentu cukup berharga baginya. Apalagi ia tentu juga mengintip kesempatan membela Timnas Indonesia, termasuk di Piala AFF 2026 pada Juli-Agustus nanti.
Hanya saja Margono juga sadar bahwa ia datang di tengah kompetisi, momen ketika sebuah tim sudah memiliki pakem tetap termasuk susunan pemain. Agar bisa bermain, Margono tentu harus bisa membuktikan lebih baik dari Carlos Eduardo dan Andritany Ardhiyasa.
"Saya sangat antusias bergabung dengan Persija sebagai tim besar di Indonesia. Saya datang di pertengahan musim. Saya akan lakukan yang terbaik di setiap sesi latihan," kata Margono di website Persija.
Bagi Persija, kehadiran Margono seolah menegaskan ambisi juara mereka musim ini. Margono bukan nama pertama yang didatangkan Persija di bursa transfer tengah musim. Sebelumnya, tim asuhan Maurício Souza itu telah merekrut Paulo Ricardo, Mauro Zijlstra, Jean Mota, Shayne Pattynama, dan Alaaeddine Ajaraie.
Profil Cyrus Margono
Berikut biodata singkat Cyrus Margono:
- Nama lengkap: Cyrus Ashkon Margono
- Tempat lahir: Mount Kisco, New York, Amerika Serikat
- Tanggal lahir: 9 November 2001
- Posisi: Penjaga gawang
- Tinggi badan: 191 cm
- Akun Instagram: @cmargono
Karier klub:
- 2021-2024: Panathinaikos B (Yunani)
- 2025-2026: Dukagjini (Kosovo)
- 2026-sekarang: Persija Jakarta (Indonesia)
Penulis: Wan Faizal
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id

































