Menuju konten utama

Presiden Jokowi Pertanyakan Kesetiaan Ideologi Kader PDIP

Dalam acara ulang tahun PDIP, Megawati mengaku paham dengan ciri-ciri kader yang benar-benar memperjuangkan ideologi dan mana yang hanya mengincar jabatan. 

Presiden Jokowi Pertanyakan Kesetiaan Ideologi Kader PDIP
Presiden Joko Widodo berpidato saat peringatan HUT ke-45 PDIP di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (10/1/2018). tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - Presiden Jokowi mempertanyakan kesetiaan kader PDIP dalam mengusung ideologi Presiden RI pertama Soekarno, yakni menjadikan Indonesia sebagai negara maju.

“Apakah saudara-saudara siap untuk terus melanjutkan perjuangan Bung Karno menjadikan Indonesia negara maju,” kata Jokowi dalam pidatonya saat memperingati hari ulang tahun ke-45 PDIP, Jakarta Convention Centre, Rabu (10/1/2018).

Mantan Gubernur DKI Jakarta juga mempertanyakan kesiapan kader PDIP dalam bergotong royong mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kita [kader PDIP] harus terus fokus bekerja untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi ketimpangan dan menurunkan angka kemiskinan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sempat menyindir para kader dengan menyatakan bahwa dirinya mengetahui ciri-ciri kader yang benar-benar memahami ideologi atau hanya mengincar kekuasaan dan ekonomi semata.

Menurut Megawati, pengetahuan itu ia dapatkan karena sudah puluhan tahun menjadi kader dan Ketua Umum PDIP. Putri Bung Karno itu memang telah menjadi pemimpin di PDIP sejak 1993, saat partainya masih bernama PDI.

"Saya jadi sangat memahami karakter para kader. Termasuk jika ada orang-orang yang mendekat kepada saya atau kepada partai ini, mana yang benar-benar karena keyakinan ideologi yang sama, mana yang hanya karena hasrat kekuasaan dan ekonomi," ujar Megawati dalam pidatonya.

Baca: Kata Megawati Soal Kader Loyal PDIP: Biar Gepeng Asal Banteng

Meski tahu ada beberapa kader yang hanya mengincar jabatan dan motif ekonomi, Megawati yakin masih ada politikus PDIP yang murni berjuang karena ideologi.

Megawati mengatakan, banyak kader PDIP yang tidak memiliki motif ekonomi dan kekuasaan namun tak mendapat jabatan apapun di kepengurusan partai. Mereka yang murni berjuang karena ideologi itu disebutnya memiliki motto 'biar gepeng asal banteng.'

"Meskipun mereka tidak mendapatkan jabatan apapun, mereka tetap melakukan kerja-kerja ideologi. Semboyan dari dulu sampai sekarang, Biar gepeng asal banteng," katanya.

Acara hari ulang tahun ke-45 PDIP itu juga turut dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 Boediono, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dan Menteri Pendidikan Muhadjir Efendi.

Baca juga artikel terkait ULANG TAHUN PDIP atau tulisan lainnya dari Alexander Haryanto

tirto.id - Politik
Reporter: Alexander Haryanto
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Alexander Haryanto