tirto.id - Istana Negara menyelenggarakan peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan, Selasa (10/3/2026). Selain peringatan turunnya wahyu Al-Qur’an, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan akan melakukan kegiatan pembayaran zakat.
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menjelaskan, peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini mengusung tema “Al-Qur’an, Amanah Ekologis, dan Jalan Perdamaian Dunia.”
Tema tersebut dipilih untuk menegaskan relevansi nilai-nilai Al-Qur’an dalam menjawab tantangan global, khususnya isu lingkungan dan perdamaian.
“Al-Qur’an tidak hanya berbicara tentang hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga hubungan manusia dengan alam dan sesama. Karena itu, pesan amanah ekologis dan perdamaian dunia menjadi sangat penting kita tekankan,” ujar Menag dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/3/2026).
Menag menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Dalam rangkaian acara tersebut, Kementerian Agama juga akan memberikan bantuan kepada 30 anak yatim sebagai wujud penguatan nilai kepedulian sosial.
“Peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga pengingat bahwa pesan Al-Qur’an harus diterjemahkan dalam tindakan nyata—merawat bumi, membangun solidaritas, dan menghadirkan kedamaian,” tegasnya.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menambahkan bahwa rangkaian acara akan diawali dengan pembayaran zakat oleh pimpinan negara pada pukul 14.00 WIB.
Agenda ini bertujuan memberikan keteladanan bagi masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat.
“Mulai jam 14.00 WIB di Istana. Nah, di lokasi-lokasi yang lain, Pemprov di seluruh Indonesia juga dilaksanakan hal yang sama. Jadi ini cara untuk mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui keteladanan dari para pimpinan wilayah masing-masing,” ujar Abu Rokhmad.
Sementara itu, peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan dijadwalkan berlangsung pada malam hari pukul 19.30 WIB.
Acara tersebut akan diisi dengan tilawah oleh qari nasional M. Fauzi Ridwan dan tausiah oleh Prof. Dr. Quraish Shihab.
“Besok di Istana Negara, di Jakarta, jamnya sekitar jam 19.30. Nanti yang akan memberikan tausiah Profesor Dr. Quraish Shihab, dan Insya Allah Pak Menteri Agama, Pak Presiden, dan juga Wakil Presiden bersama dengan tamu-tamu undangan yang lain; duta besar, kementerian dan lembaga di bawah Menko PMK," jelas Abu Rokhmad.
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id


































