Menuju konten utama

Prabowo: Banyak Berkahnya Aku Dapat, Belum 200 Hari

Prabowo Subianto, mengaku banyak mendapat berkah karena meresmikan sejumlah program yang bagus selama dirinya memimpin Indonesia.

Prabowo: Banyak Berkahnya Aku Dapat, Belum 200 Hari
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat peresmian Layanan Bank Emas Pengadaian dan Bank Syariah Indonesia di The Gade Tower, Jakarta, Rabu (26/2/2025). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/tom.

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto, mengaku banyak mendapat berkah karena meresmikan sejumlah program yang bagus selama dirinya memimpin Indonesia.

Padahal, kata Prabowo, dirinya baru memasuki 200 hari kerja sebagai Presiden RI.

"Ini kayaknya berkahnya banyak aku dapat. Belum 200 hari, tapi, kok, peresmiannya banyak yang bagus-bagus," kata Prabowo, saat meresmikan peluncuran layanan bank emas di Kantor Pegadaian, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2025).

Prabowo mengatakan salah satu program yang diresmikan, yakni Badan Pengelola Investasi PT Daya Anagata Nusantara (Danantara), beberapa hari lalu. Danantara disebut memiliki penjenamaan (branding) yang keren.

Program lain yang diresmikan, yakni layanan bank emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia. Prabowo meyakini cadangan emas Indonesia dapat meningkat melalui peluncuran bank tersebut.

"Danantara branding-nya keren, padahal ya BUMN-nya itu-itu. Sekarang kita perbaiki layanan, harapkan mempercepat tabungan dan meningkatkan cadangan-cadangan emas kita," tutur Prabowo.

Untuk diketahui, Prabowo juga meluncurkan program makan bergizi gratis (MBG) pada awal 2025. Kini, program MBG telah menyasar murid dan penerima lain di 38 provinsi.

Akan tetapi, program MBG kerap mendapat kritikan dari masyarakat maupun penerima. Teranyar, daging yang disajikan dalam MBG belum matang.

Program MBG juga dikhawatirkan menjadi ladang korupsi bagi penyelenggara negara, jika pengelolaan keuangan program tersebut tidak transparan.

Baca juga artikel terkait PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Politik
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama