Menuju konten utama

Polri Tangkap 22.150 Tersangka Peredaran Narkoba Dalam 6 Bulan

Polri telah menangkap sebanyak 22.150 tersangka narkoba selama 21 September 2023 hingga 13 Maret 2024.

Polri Tangkap 22.150 Tersangka Peredaran Narkoba Dalam 6 Bulan
Konferensi Pers Pengungkapan Jaringan Narkoba Satgas P3GN Polri, Rabu (13/3/24). tirto.id/Ayu Mumpuni

tirto.id - Satgas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P3GN) Polri telah berhasil menangkap sebanyak 22.150 tersangka pada 21 September 2023 hingga 13 Maret 2024. Dari puluhan ribu tersangka, Kasatgas P3GN Irjen Asep Edi Suheri, menjelasan, hanya 18.100 yang menjalani hukuman pidana dan 4.050 tersangka lainnya menjalani proses rehabilitasi.

Dari penindakan enam bulan tersebut, penyidik menyita sabu 2,89 ton, ekstasi 1.034.524 butir, ganja 1,52 ton, kokain 8,64 kg, tembakau gorila 128,5 kg, ketamin 24,8 kg, heroin 86 gram, dan obat keras 4.941.370 butir.

“Sementara itu, untuk penindakan sejak 7 Januari-3 maret terdapat 10 kasus menonjol,” ungkap Asep dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Rabu (13/3/2024).

Edi menjelaskan penindakan sejak awal 2024 itu dilakukan di Kalimantan Utara (Kaltara) dengan menyita 33 kg sabu dan 1.243 butir ekstasi. Penindakan kedua dilakukan Bareskrim Polri dengan menyita 40 kg sabu. Kemudian, penindakan di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan menyita 21.600 tramadol. Selanjutnya, penindakan di Jawa Tengah dengan menyita 49 kg sabu dan 35.000 butir ekstasi.

Lalu, penindakan di Polda Metro Jaya dengan menyita 110 kg sabu. Penindakan kedua, di wilayah hukum Polda Metro Jaya kemudian membuahkan hasil 52 kg ganja. Penindakan selanjutnya dilakukan di Polda Riau dengan menyita 15 kg sabu dan 20.000 butir ekstasi. Berikutnya penindakan oleh Polda Kalbar dengan menyita dua kg sabu dengan modus menyembunyikan di dalam gelondongan emas.

"Dua penindakan lainnya dilakukan jajaran Bareskrim Polri dengan hasil penyitaan kasus pertama mendapati 51 kg sabu. Kemudian yang kedua 70 kg sabu dengan modus menyembunyikan dalam gelondongan benang," ujar Asep.

Sementara itu, Direktur Narkoba Bareskrim Polri Brigjen. Pol. Mukti Juharsa, menuturkan, dalam penindakan enam bulan tersebut yang juga menonjol adalah pengungkapan jaringan Fredy Pratama. Dia mengaku, hingga saat ini terdapat 58 tersangka yang sudah dilakukan penindakan.

"Untuk Fredy Pratamanya, ya nanti habis lebaran kami coba action. Mungkin saya akan melakukan hubungan kunjungan ke Thailand dan akan ada join lagi dengan polisi Thailand," tutur Mukti.

Baca juga artikel terkait KASUS NARKOBA atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash news
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Intan Umbari Prihatin