Polda Metro Sebut Kriminalitas di DKI Jakarta Meningkat Selama PSBB

Oleh: Adi Briantika - 27 April 2020
Ada kenaikan kriminalitas di kawasan DKI Jakarta saat periode Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kata Kapolda Metro Jaya.
tirto.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan ada kenaikan kriminalitas di kawasan DKI Jakarta saat periode Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ibu kota dan dua bulan terakhir.

“Hasil analisis evaluasi, ada kurang lebih sekitar 10 persen peningkatan kasus kriminalitas yang terjadi dari Maret sampai April," ujar dia di Polda Metro Jaya, Senin (27/4/2020).

Perkara yang kerap terjadi seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, pencurian sepeda motor, penyalahgunaan narkoba dan penipuan.

Karena itu, Nana membentuk satuan tugas antibegal dan preman dari jajaran polda hingga polres setempat untuk mengantisipasi dan menangani kriminalitas.

Sementara unit Sabhara, Brimob dan Binmas turut mengedepankan pencegahan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan keamanan lingkungan masing-masing.

Dalam satu bulan terakhir di wilayah hukum Polda Metro Jaya, ada 17 minimarket yang jadi sasaran pelaku kejahatan. 13 dari 17 kejadian itu berhasil diungkap.

"Di masa pandemi virus Corona, kita masuki bulan puasa dan akan menghadapi lebaran. Biasanya kriminalitas ini meningkat, sehingga saya sudah disiagakan seluruh anggota," ucap Nana.

Dia mengimbau pihak minimarket tidak beroperasi 24 jam dalam sehari. Nana menyarankan toko buka hingga pukul 20.00, meminta satpam yang bertugas di lokasi penjagaan untuk berkoordinasi dengan kepolisian.

Sedangkan Polri mencatat ada 3.587 kasus gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat hingga pekan ke-16 tahun 2020 di seluruh wilayah Indonesia. Di pekan ke-17 ada 3.539 kasus.

"Ada penurunan 48 kejadian atau 1,34 persen," ucap Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono, hari ini.




Baca juga artikel terkait PSBB JAKARTA atau tulisan menarik lainnya Adi Briantika
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Abdul Aziz
DarkLight