PKB Janji Setia dengan Gerindra, meski Sedang Melirik PDIP

Reporter: Fatimatuz Zahra, tirto.id - 28 Sep 2022 14:37 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Hubungan PKB dengan PDIP, menurut Jazilul masih memerlukan tahapan komunikasi lebih lanjut, sementara dengan Gerindra sudah ada perjanjian tertulis.
tirto.id - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengatakan pertemuan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani beberapa waktu lalu merupakan komunikasi awal kedua partai tersebut.

"Ini baru silaturahmi awal ya, belum teralu dalam. Sekedar diobrolkan saja bahwa PKB dan PDIP punya hubungan histori yang cukup panjang. Apalagi kalau Pak Muhaimin punya hubungan yang sangat pribadi dengan Pak Taufiq Kiemas," kata Jazilul kepada Tirto, Rabu (28/9/2022).

Pria yang akrab disapa Gus Jazil ini tak menampik adanya upaya pendekatan kedua parpol agar bisa berkoalisi pada Pemilu 2024.


"Kalau obrolan resmi [soal koalisi] belum ada, ya pendekatan. Kemarin kan silaturahim itu artinya pendekatan. Bahasa Arab-nya silaturahim," katanya.

Namun demikian, Gus Jazil menyebut hingga saat ini komitmen PKB dengan Gerindra masih terjaga sebagaimana termaktub dalam perjanjian tertulis kedua belah pihak. Sementara hubungan dengan PDIP, menurut Gus Jazil, masih memerlukan tahapan lebih lanjut untuk memutuskan adanya perjanjian tertulis.

"Yang jelas kalau dengan Gerindra komitmennya sudah tertulis dan resmi. Maka kalau ada komitmen yang tidak tertulis dan yang tertulis, maka yang lebih kuat yang tertulis. Dengan PDIP masih perlu tahap-tahap apakah nanti perlu kesepakatan yang tertulis juga," tegas Gus Jazil.

Sebelumnya, momen pertemuan Muhaimin Iskandar dengan Puan Maharani terjadi saat keduanya berziarah ke makam Taufiq Kiemas, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (25/9/2022). Usai berziarah, Muhaimin juga mendapat kejutan ulang tahun dari Puan.

Wakil Ketua DPR RI itu pun berkelakar harus menyadari posisi perolehan suara PKB yang berada di bawah PDIP, sehingga dia hanya berharap menjadi orang nomor dua di Indonesia atau wapres.

“[Kalau ada yang tanya] ‘ini kok jadi wapres, katanya presiden’, partainya kalah gede,” kata Imin.

“Saya selalu mendoakan Mbak Puan jalan terus, sukses. Kita doakan Mbak Puan jadi Presiden,” imbuhnya.



Baca juga artikel terkait PETA KOALISI PILPRES 2024 atau tulisan menarik lainnya Fatimatuz Zahra
(tirto.id - Politik)

Reporter: Fatimatuz Zahra
Penulis: Fatimatuz Zahra
Editor: Bayu Septianto

DarkLight