Breaking News Pesawat Jatuh

Pesawat Rimbun Air Ditemukan, Tim Gabungan Sedang Mengevakuasi

Oleh: Adi Briantika - 15 September 2021
Dibaca Normal 1 menit
Pesawat Rimbun Air ditemukan di ketinggian 2.400 meter, dengan koordinat 7219979585751. Saat ini tim gabungan sedang mengevakuasi.
tirto.id - Pesawat Rimbun Air Cargo seri Twin Otter 300 PK-OTW yang hilang kontak di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, telah ditemukan sekira pukul 11 WIT.

"Bertempat di Bukit Kampung Bilogai, telah ditemukan pesawat Rimbun Air yang hilang kontak,” ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, Rabu (15/9/2021).

Tiga orang dalam pesawat yakni Mirza (pilot), Fajar (kopilot), dan Iswahyudi (teknisi), namun tidak ada penumpang yang diangkut oleh pesawat yang membawa sembako dan bahan bangunan itu.

Rimbun Air ditemukan di ketinggian 2.400 meter, dengan koordinat 7219979585751. "Saat ini tim gabungan TNI dan Polri bersama pemuda gereja sedang mengevakuasi,” sambung Kamal.

Dari bandara setempat ke titik jatuh pesawat mencapai 800 meter, tim dapat menempuh menggunakan motor, kemudian berjalan kaki menuju perbukitan tersebut.

Kamal melanjutkan, pada saat kejadian, cuaca kurang mendukung. Sehingga diperkirakan pesawat akan mendarat, tapi landasan tidak terlihat jelas.

Peristiwa pesawat jatuh di Papua tak hanya kali ini terjadi. Pada Mei 2020, pesawat perintis, berkode penerbangan berkode penerbangan PK-MEC jatuh di Danau Sentani, Jayapura. Pesawat tersebut milik Mission Aviation Fellowship (MAF), lembaga penginjilan internasional, bermarkas besar di Amerika Serikat, Inggris, dan Australia.

Jenazah Joice Lin, pilot pesawat tersebut, ditemukan di kedalaman 13 meter Danau Sentani. Jenazah pilot berkebangsaan Amerika Serikat itu terdapat di kokpit pesawat. Sebelum pesawat jatuh, Joice Lin sempat menyebarkan kode: Mayday Mayday Mayday! Pesan itu disampaikan pilot dan terdengar jelas oleh para pilot yang berada di frekuensi radio 119,1.


Baca juga artikel terkait RIMBUN AIR atau tulisan menarik lainnya Adi Briantika
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Abdul Aziz
DarkLight