Menuju konten utama

Persib Rayakan Juara, Konvoi dari Gedung Sate Sampai Asia Afrika

Para Bobotoh tampak antusias menanti momen pengangkatan piala juara oleh skuad Persib Bandung di JPO Asia Afrika.

Persib Rayakan Juara, Konvoi dari Gedung Sate Sampai Asia Afrika
Para bobotoh sudah memadati titik akhir konvoi Persib Bandung di kawasan Asia Afrika, Kota Bandung, Minggu (24/5/2026). tirto.id/Muhamad Nizar.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Persib Bandung menjadi juara Liga Super Indonesia 2025/2026. Skuad Maung Bandung bakal merayakan juara tiga kali beruntun mereka dengan menyusuri sejumlah lokasi. Mulai dari titik awal Gedung Sate sampai kawasan Asia Afrika, pada Minggu (24/5/2026).

Kendati begitu, sejumlah bobotoh sudah memadati titik akhir konvoi tersebut. Mereka tampak tidak sabar untuk menyaksikan langsung momen pengangkatan piala juara oleh skuad Persib Bandung di JPO Asia Afrika.

Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putera Herawan, menyebut seluruh tim juga akan menikmati momen itu sepenuhnya. Ia mengaku pihaknya belum menyiapkan 'rencana besar' musim depan, mereka hendak merayakan terlebih dahulu.

"Rencana besar? Konvoi dulu. Itu dulu aja. Setelah itu baru kita pikirin. Ini kami menikmati dulu," kata Adhitia kepada wartawan di Bandung, Minggu.

Saat ditanya mengenai kunci kesuksesan Persib Bandung, ia bilang terdapat dua hal yang mampu membawa tim Pangeran Biru sampai ke titik saat ini. Konsisten dan dukungan seluruh instansi.

Kedua kunci tersebut, kata Adhitia, mampu menjadi modal Persib Bandung menambah gelar juara kelima mereka, termasuk nanti akan berlaga kembali di kompetisi Asia.

"Konsistensi kuncinya [juara]. Selain konsisten, kami juara bareng-bareng. Semua komponen di Kota Bandung mendukung Persib. Dari mulai pemain, pelatih, manajemen, bobotoh dan semua instansi di Jawa Barat," jelas dia.

Musim ini perebutan gelar juara Persib terasa lebih berat. Bahkan cenderung lebih kompetitif dibandingkan tahun lalu. Ia menilai situasi tersebut menjadi bukti bahwa Liga Super Indonesia berlangsung secara fair hingga akhir.

"Saya ngucapin juga ke Borneo dan seluruh tim di liga ini, telah menciptakan kompetisi luar biasa. Kita bisa buktikan ke dunia. Liga Indonesia, liga fair dan enggak aneh-aneh," ucapnya.

"Dan terbukti ketika fair, liga berjalan seru dan kompetitif. Tentu ada evaluasi [tim Persib Bandung], tapi kami nikmati konvoi dulu," pungkas Adhitia.

Baca juga artikel terkait PERSIB BANDUNG atau tulisan lainnya dari Muhammad Nizar

tirto.id - Flash News
Kontributor: Muhammad Nizar
Penulis: Muhammad Nizar
Editor: Fahreza Rizky