Menuju konten utama

Penyebab Gerhana Bulan Sebagian & Wilayah yang Bisa Menyaksikan

Pada tanggal 19 November 2021 nanti sebagian wilayah Indonesia dapat menyaksikan fenomena Gerhana Bulan Sebagian.

Penyebab Gerhana Bulan Sebagian & Wilayah yang Bisa Menyaksikan
Puncak gerhana bulan sebagian atau parsial sekitar pukul 04:30 WIB terlihat dari Bekasi, Jawa Barat, Rabu (17/7/19). ANTARA FOTO/Paramayuda/wsj.

tirto.id - Gerhana bulan sebagian terjadi ketika bulan tidak sepenuhnya terhalang oleh bumi. Sebagian permukaan bulan masuk ke area penumbra dan terkena sinar matahari.

Gerhana ini terjadi ketika posisi bulan, bumi, dan matahari tidak sejajar secara sempurna. Dengan demikian, hanya sedikit bayangan bumi yang menutupi permukaan bulan. Secara umum gerhana adalah fenomena alam ketika benda langit melewati bayangan benda langit lainnya.

Gerhana bulan terjadi ketika bayangan bumi menutupi bulan. Jika dilihat dari posisinya, maka bulan, bumi, dan matahari terletak dalam satu garis lurus. Bumi berada di bagian tengah atau tepat di antara matahari dan bulan.

Pada posisi tersebut, cahaya matahari yang seharusnya mengenai bulan akan terhalang oleh bumi yang ukurannya lebih besar dari bulan. Hal ini menyebabkan bulan menjadi gelap dan seolah-olah menghilang karena tidak dapat memantulkan cahaya matahari.

Saat gerhana sebagian, fenomena ini membentuk dua daerah bayangan yang disebut umbra dan penumbra.

Umbra adalah daerah bayangan inti atau yang paling gelap karena cahaya terhalang sepenuhnya. Sedangkan penumbra merupakan daerah bayangan kabur atau samar-samar, artinya wilayah ini tidak segelap umbra karena masih terkena sedikit cahaya

Wilayah yang Dapat Menyaksikan Gerhana Bulan Sebagian

Pada tanggal 19 November nanti bumi akan mengalami fenomena gerhana bulan sebagian. Melansir dari bmkg.go.id, gerhana bulan sebagian memiliki dua durasi, yaitu durasi penumbra selama 6 jam 5 menit 8 detik, dan durasi parsialitas selama 3 jam 29 menit 2 detik.

Puncak gerhana bulan sebagian terjadi pada 19 November pukul 16.02.56 WIB, atau 17.02.56 WITA, atau 18.02.56 WIT.

Sementara, fase gerhana penumbra akan dimulai pada pukul 13.00.23 WIB, atau 14.00.23 WITA, atau 15.00.23 WIT, kemudian fase gerhana sebagian berakhir pukul 17.47.26 WIB, atau 18.47.26 WITA, atau 19.47.26 WIT.

Sedangkan fase gerhana penumbra dimulai pada pukul 13.00.23 WIB, atau 14.00.23 WITA, atau 15.00.23 WIT, dan berakhir pada pukul 19.05.31 WIB, atau 20.05.31 WITA, atau 21.05.31 WIT.

Tirto merangkum wilayah-wilayah yang dapat menyaksikan Gerhana Bulan Sebagian 19 November 2021.

  • Papua
  • Maluku
  • Nusa Tenggara
  • Sulawesi
  • Kalimantan
  • Bali
  • Sebagian besar Jawa bagian timur
  • Sebagian Bangka Belitung bagian timur

Sementara wilayah yang menyaksikan fase Gerhana Penumbra dari Sejak Bulan Terbit hingga Gerhana Berakhir, yakni Jawa bagian barat dan Sumatra.

Baca juga artikel terkait GERHANA BULAN 2021 atau tulisan lainnya dari Aditya Widya Putri

tirto.id - Sosial budaya
Penulis: Aditya Widya Putri
Editor: Yantina Debora