Penyaluran Pinjaman Melonjak, Tapi Rasio Kredit Macet Fintech 3,18%

Oleh: Hendra Friana - 28 Maret 2019
OJK mencatat penyaluran kredit dari perusahaan Fintech meningkat 605 persen (yoy) pada Februari 2019. Namun, pada periode yang sama, rasio kredit macet fintech tercatat 3,1 persen.
tirto.id - Penyaluran kredit lewat platform financial technologi (Fintech) pada Februari 2019 tercatat mencapai Rp7,05 triliun atau tumbuh 605 persen secara year on year (yoy).

Otoritas Jasa keuangan (OJK) mencatat angka penyaluran kredit tersebut berasal dari 99 perusahaan Fintech yang terdaftar di lembaga tersebut.

"Mayoritas [di antara 99 fintech] berdomisli di Jabodetabek, jumlahnya 95, Bandung 1, Lampung 1 dan Surabaya 2," kata Deputi Komisioner Stabilitas Sistem Keuangan OJK, Yohanes Santoso Wibowo, di Jakarta pada Kamis (28/3/2019).


Jumlah penyaluran kredit lewat platform fintech diperkirakan akan terus menanjak seiring dengan peningkatan kebutuhan pembiayaan yang lebih simpel dan efisien. Selain itu, jumlah perusahaan Fintech yang terdaftar di OJK juga diperkirakan bertambah.

Data OJK per-tanggal 5 Maret 2019 menunjukkan, akan ada 249 perushaan Fintech baru yang terdaftar di OJK. Sebanyak 41 di antaranya dalam proses pendaftaran, 76 dalam proses permohonan pendaftaran sementara 30 sisanya sudah berminat mendaftar.

Meskipun ada peningkatan signifikan dalam penyaluran pinjaman, OJK mencatat rasio kredit macet fintech pada Februari 2019 tercatat tinggi, yakni 3,18 persen.

Angka ini mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan Desember 2018, yakni 1,5 persen dan Januari di angka 2 persen.

Adapun persentase pinjaman tidak lancar, sesuai data OJK, adalah 30 sampai dengan 90 hari berada di angka 3,17 persen. Berkebalikan dengan rasio pinjaman macet yang melonjak drastis, persentase pinjaman tak lancar cenderung menurun. Sebab, pada November 2018, angkanya sempat berada di level 4,5 persen.


Baca juga artikel terkait FINTECH atau tulisan menarik lainnya Hendra Friana
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Addi M Idhom
DarkLight