Menuju konten utama

Penerbangan ke Cina Ditutup, Erick Minta Garuda Ubah Strategi Rute

Menteri BUMN Erick Thohir menyarankan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengubah strategi rute terkait penutupan rute penerbangan menuju China oleh Kemenhub.

Penerbangan ke Cina Ditutup, Erick Minta Garuda Ubah Strategi Rute
Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kiri) berjalan bersama Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Silmy Karim (kiri) saat Public Expose Krakatau Steel 2020 di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (28/1/2020). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso.

tirto.id -

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sejak akhir Januari lalu tak lagi melayani penerbangan ke Cina. Penutupan tersebut dilakukan usai Kementerian Perhubungan secara resmi melarang mobilitas menuju ke Cina usai wilayah tersebut terjangkit Virus Corona.

Untuk mengantisipasi rute yang tutup tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir meminta PT Garuda Indonesia untuk ubah strategi rute yang tadinya internasional ke domestik.

"Kan Garuda sudah tidak terbang ke Cina. Sudah saya minta membuat strategi baru. Misalnya penerbangan dalam negeri dari yang tadinya berbadan kecil menjadi berbadan besar," jelas dia di dalam acara Indonesia Healthcare Corporation Medical Forum di Ballroom Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (10/2/2020).

Selain penerbangan ke Cina ditutup. Rencana pembukaan rute Labuan Bajo - Singapura juga dinilai tidak akan efisien untuk mendongkrak pendapatan dari sektor pariwisata. Mengingat Singapura sudah meningkatkan status bahaya Virus Corona di negaranya, akibat banyak masyarakat yang sudah terjangkit virus tersebut.

"Sekarang malah buka [penerbangan] internasional ke Singapura. Di Singapuranya saja sudah tidak ada turis," jelas dia.

Sebagai informasi, sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan membuka Bandara Komodo di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur untuk melayani penerbangan internasional.

"Semula akan dibuat bandara internasional pada 2021 tapi jadi bulan Juni, kita nyatakan [Bandara Komodo] jadi internasional," jelas dia di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2020).

Untuk langkah awal, penerbangan dari Singapura ke Labuan Bajo akan di buka. Nantinya, Penumpang dari Changi Airports bisa langsung datang ke Labuan Bajo.

Langkah tersebut dilakukan Kemenhub setelah menandatangani perjanjian pembangunan Bandara Komodo dengan PT Cinta Airport Flores (CAF) sebagai badan pelaksana yang dibentuk konsorsium oleh PT Cardig Aero Service Tbk (CASS).

Kapasitas penumpang di Bandara Komodo Nusa Tenggara Timur akan bertambah menjadi 4 juta penumpang dalam setahun dari sebelumnya hanya Rp1,5 juta.

Sementara peningkatan juga akan terjadi pada kargo sebesar 3.500 ton per tahun di tahun 2044 mendatang.

Ia menjelaskan, nilai investasi untuk pengelolaan Bandara Komodo sekitar Rp1,2 triliun dan estimasi total nilai biaya operasional selama 25 tahun sekitar Rp5,7 triliun.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Irfan Setiaputra menuturkan adanya kerugian yang mesti ditangung sebagai dampak tidak beroperasinya sejumlah pesawat.

Sementara, ada biaya lain yang tetap harus tetap dikeluarkan kendati pesawat tidak terbang.

"Berat pastinya, tapi kami terus monitor apakah ini punya dampak terhadap keinginan masyarakat buat bepergian. Kami masih terus memonitor implikasinya ya,” ujar dia akhir pekan lalu.

Di sisi lain, angka kematian total yang disebabkan virus corona terus bertambah, kini sudah mencapai 1.016 orang, per Senin (11/2/2020).

Kasus paling banyak terjadi di Provinsi Hubei, pusat virus corona berada, melaporkan 103 kematian baru.

Dalam laporan hariannya, komisi kesehatan Hubei juga mengonfirmasi 2.097 kasus baru di provinsi tersebut.

Akibatnya, saat ini total kasus yang disebabkan virus mirip SARS itu mencapai lebih dari 42.200 kasus di Cina saja.

Virus corona yang mematikan pertama kali muncul pada bulan Desember di kota Wuhan, provinsi Hubei, China.

Virus yang diyakini berasal dari hewan liar yang dijual di sebuah pasar seafood di Wuhan itu hingga saat ini belum memiliki vaksin.

Dalam hal penyebaran, virus ini diketahui sudah menyebar ke sedikitnya 26 negara sejauh ini. Yaitu di China, Korea Selatan, Malaysia, Australia, Vietnam, Jerman, Amerika Serikat, Prancis, Makau, Inggris, Uni Emirat Arab, Kanada, Filipina, India, Italia, Rusia, Spanyol, Nepal, Swedia, Sri Lanka, Kamboja, Finlandia, Belgia, Jepang, Singapura, Thailand.

Baca juga artikel terkait PENUTUPAN RUTE PENERBANGAN KE CINA atau tulisan lainnya dari Selfie Miftahul Jannah

tirto.id - Kesehatan
Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Maya Saputri