Pemerintah Tetap Jalankan Proyek 5 Destinasi Wisata Super Prioritas

Oleh: Andrian Pratama Taher - 29 Mei 2020
Dibaca Normal 1 menit
Pemerintah gelontorkan Rp6,4 Triliun untuk 5 destinasi wisata superprioritas meski pandemi virus corona COVID-19 masih terjadi.
tirto.id - Pemerintah tetap akan melanjutkan proyek lima destinasi wisata super meski tengah ada pandemi COVID-19. Lima destinasi wisata super yakni Danau Toba (Sumatera Utara), Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT) dan Likupang (Sulawesi Utara).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pemerintah sudah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan destinasi tersebut dengan asumsi bisa membantu pemulihan ekonomi saat situasi pandemi COVID-19 sekarang ini.

"Di tahun 2020 dialokasikan anggaran Rp 6,4 Triliun untuk 5 destinasi wisata dan ini tidak termasuk yang dihemat karena ini menjadi prioritas. Dengan harapan bahwa setelah pandemi ini, ini menjadi yang paling cepat bisa rebound," kata Basuki usai rapat dengan Presiden Joko Widodo dan jajaran, Jumat (29/5/2020).

Basuki mengatakan Rp5,1 triliun dari Rp6,4 triliun sudah berbentuk kontrak dan masuk tahap pengerjaan. Beberapa proyek ada yang baru dimulai setelah Hari Raya Idul Fitri. Sebagai contoh, pemerintah memulai penataan Pantai Parapat kemudian penataan kawasan Huta Raja Siallagan di Samosir di destinasi wisata Danau Toba.

"Ini kegiatan kawasan belum termasuk perbaikan jalan, pelebaran jalan, gapura, pasar, dan lain-lain," kata Basuki.

Kemudian pemerintah membangun jalan akses utama dan Gerbang Klangon untuk destinasi wisata Borobudur. Dengan demikian gerbang masuk Borobudur bisa lewat Sentul, Wates, Magelang maupun Purworejo.

Pemerintah juga mulai menyiapkan akaes dari Bandara Internasional Lombok (BIL) ke Mandalika sepanjang 17 kilometer untuk pengembangan destinasi wisata Mandalika. Selain itu, pemerintah juga memperbaiki Pantai Belubuk bersamaan dengan pembangunan bandara.

Saat ini, proyek sudah selesai dilelang dan akan masuk masa pekerjaan tahun 2020. Ia menargetkan tahun 2021 selesai pengerjaan.

Sementara untuk Labuan Bajo, pemerintah sudah selesai kegiatan lelang dan sudah tanda tangan kontrak. Beberapa jalan akan mulai dikerjakan seperti pembangunan terusan dari Puncak Waringin, kemudian di Jalan Soekarno-Hatta bawah atau atas untuk dilebarkan dan di Gua Cermin.

"Kemudian di Manado-Bitung Likupang sudah ada kegiatan di antaranya adalah penataan Pantai Malalayang di Manado yang bisa dipakai untuk kuliner di Manado," kata Basuki.


Baca juga artikel terkait PROYEK DESTINASI WISATA atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Bayu Septianto
DarkLight