PDIP Usung Cucu Wapres Jadi Calon Wabup di Pilkada Karawang

Oleh: Bayu Septianto - 28 Agustus 2020
Dibaca Normal 2 menit
PDIP resmi mengusung pemain sinetron juga merupakan cucu Wapres Ma'ruf Amin, Adly Fairuz sebagai calon wakil bupati pada Pilkada Karawang.
tirto.id - DPP PDI Perjuangan (PDIP) resmi mengumumkan empat pasangan calon gubernur-wakil gubernur, dan 58 pasangan calon kepala daerah (Cakada) tingkat kabupaten/kota, lewat pengumuman gelombang IV yang dilaksanakan secara virtual, di Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Salah satu yang diumumkan pada gelombang kali ini yakni Pemilihan Bupati (Pilbup) Karawang, Jawa Barat. Di kota ini DPP PDIP memberikan rekomendasi kepada kadernya Yessy Karya Lianti sebagai bakal calon bupati. Yessy akan didampingi cucu Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Ahmad Adly Fairuz sebagai bakal calon wakil bupati.

"Karawang, Yessy Karya Lianti dengan Ahmad Adly Fairuz," kata Ketua DPP bidang Politik PDIP Puan Maharani saat membacakan nama bakal paslon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan diusung partainya di Pilkada Serentak 2020 secara daring, Jumat (28/8).

Selain dari PDIP, pasangan ini sudah lebih dulu mendapatkan dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Yessy Karya Lianti diketahui merupakan seorang dokter, pengusaha juga politikus. Sebelum menyeberang ke PDIP, Yessy merupakan pengurus Partai Demokrat Karawang.

Sementara Adly Fairuz dikenal sebagai pesohor yang terkenal sebagai aktor film dan FTV. Pria kelahiran 14 April 1987 ini merupakan cucu dari Wapres Ma'ruf Amin.

Pasangan Yessy-Adly akan berhadapan dengan calon petahana Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dan yang akan mendampinginya adalah Aep Saepulloh. Pasangan ini sudah mendapatkan dukungan partai dari Partai Demokrat, PKS, dan juga Partai Golkar.

Berikut daftar Rekomendasi Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah Dari PDI Perjuangan Pilkada 2020 gelombang IV, yakni

Provinsi:
1. Provinsi Jambi: Cek Endra dan Ratu Munawaroh
2. Provinsi Kepulauan Riau: HM Soerya Respationo dan Iman Sutiawan
3. Provinsi Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang dan Yansen
4. Provinsi Sulawesi Tengah Mohamad Hidayat Lamakarate dan Bartholomeus Tandigala

Kabupaten/Kota:

Sumatera Utara
1. Labuhanbatu: Erik Adtrada Ritonga dan Ellya Rosa Siregar
2. Tapanuli Selatan: Dolly Putra Parlindungan Pasaribu dan Rasyid Assaf Dongoran

Sumatera Barat
3. Pasaman: Benny Utama dan Sabar AS
4. Kota Solok: Reiner dan Andri Maran
5. Sijunjung: Ashelfine dan H. Sarikal
6. Pasaman Barat: H. Hamsuardi dan Risnawanto
7. Padang Pariaman: Suhatri Bur Datuak Putih dan Rahmang

Riau
8. Siak: Said Arif Fadillah dan Sujarwo

Kepulauan Riau
9. Karimun: H Aunur Rafiq dan H Anwar Hasyim

Jambi
10. Kota Sungai Penuh: Ahmadi Zubir dan Hardizal
11. Bungo: H Mashuri dan H Syafrudin Dwi Apriyanto

Sumatera Selatan
12. Ogan Ilir: H M Ilyas Panji Alam dan Endang PU, Ishak,
13. Ogan Komering Ulu: H Kuryana Azis dan Johan Anuar
14. Penukal Abab Lematang Ilir: H Heri Amalindo dan Soemarjono

Bengkulu
15. Bengkulu Utara: Mian dan Arie Septia Adinata
16. Mukomuko: Sapuan dan Wasri
17. Seluma: Edison Simbolon dan Khairi Yulian
18. Bengkulu Selatan: H Budiman dan Helmi Paman

Jawa Barat
19. Karawang: Yessy Karya Lianti dan Ahmad Adly Fayruz
20. Indramayu: Nina Agustina dan Lucky Hakim
21. Sukabumi: H. Abu Bakar Sidik dan Sirojudin

Jawa Tengah
22. Klaten: Hj Sri Mulyani dan H Yoga Hardaya
23. Wonogiri: Joko Sutopo dan Setyo Sukarno
24. Kota Magelang: Aji Setiawan dan Windarti Agustina
25. Kendal: H Tino Indra Wardono dan Mukh Mustamsikin

Bali
26. Kota Denpasar: I Gusti Ngurah Jaya Negara dan I Kadek Agus Arya Wibawa
27. Karangasem: I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa
28. Badung: I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suisa
29. Bangli: Sang Nyoman Sedana Arta dan I Wayan Diar
30. Jembrana: I Made Kembang Hartawan dan I Ketut Sugiasa
31. Tabanan: I Komang Gede Sanjaya dan I Made Edi Wirawan

Nusa Tenggara Barat
32. Lombok Utara: H Djohan Sjamsu dan Danny Karter Febrianto Ridwan
33. Lombok Tengah: H Lalu Pathul Bahri dan Haji M Nursiah
34. Bima: H Irfan dan H Herman Alfa Edison
35. Dompu: Hj Eri Aryani Abubakar dan H Ihtiar

Nusa Tenggara Timur
36. Timor Tengah Utara: Hendrikus Frengky Saunoah dan Amandus Nahas
37. Manggarai: Herybertus Gerardus Laju Nabit dan Heribertus Ngabut
38. Belu: Willybrodus Lay dan J T Ose Luan
39. Ngada: Helmut Waso dan Ir. Yohanes Tay
40. Sabu Raijua: Orient P Riwu Kore dan Thobias Uly
41. Sumba Barat: Marthen Ngailu Toni dan Ir. Agustinus Bernadus Bora
42. Malaka: Stefanus Bria Seran dan Wandelinus Taolin

Kalimantan Selatan
43. Balangan: H Abdul Hadi dan Supiani

Kalimantan Timur
44. Berau: Hj Seri Marawiah dan Agus Tantomo
45. Mahakam Ulu: Y Juan Jenau dan Indra Jaya

Kalimantan Utara
46. Nunukan: Hj Asmin Laura Hafid dan H Hanafiah

Sulawesi Utara
47. Bolaang Mongondow Timur: Suhendro Boroma dan Rusdi Gumalangit

Sulawesi Selatan
48. Luwu Utara: Hj Indah Putri Indriani dan Suaib Mansur
49. Maros: H Chaidir Syam dan Hj Suhartina Bohari

Sulawesi Barat
50. Majene: H Fahmi Massiara dan H Lukman Nurman

Gorontalo
51. Gorontalo: H Tonny S Junus dan H Daryatno Gobel

Maluku Utara
52. Halmahera Timur: Moh. Abdu Nazar dan Aziz Ajarat

Papua
53. Yahukimo: Abock Busup dan Yulianus Heluka
54. Pegunungan Bintang: Costan Oktemka dan Decky Deal
55. Waropen: Hendrik Wonatorey dan Korinus Reri

Papua Barat
56. Raja Ampat: H Abdul Faris Umlati dan Orideko Irino Budram
57. Fakfak: Samaun Dahlan dan Clifford H Ndandarmana
58. Teluk Bintuni: Petrus Kasihiw dan Matret Kokop



Baca juga artikel terkait PILKADA KARAWANG atau tulisan menarik lainnya Bayu Septianto
(tirto.id - Politik)

Penulis: Bayu Septianto
Editor: Gilang Ramadhan
DarkLight