Pawai Obor dan Sepak Bola Api Warga Manggarai

Pawai obor menyambut bulan Ramadan dengan berkeliling kampung menjadi tradisi tiap tahun bagi warga Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/18). Tirto.id/Hafitz Maulana
Seorang remaja perempuan mengatur barisan anak-anak sebelum berkeliling di sekitar wilayah Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/18). Tirto.id/Hafitz Maulana
Para remaja perempuan berpartisipasi dalam pawai obor menyambut bulan suci Ramadan yang sudah menjadi tradisi tiap tahunnya bagi warga Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/18). Tirto.id/Hafitz Maulana
Anak-Anak menyalakan obor bersiap untuk berkeliling kampung menyambut datangnya bulan Ramadan di sekitar Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/18). Tirto.id/Hafitz Maulana
Seorang anak berjalan membawa bendera Merah Putih mendahului barisan pawai obor yang berlangsung di Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/18). Tirto.id/Hafitz Maulana
Atraksi menyemburkan api oleh seorang remaja laki-laki dalam perjalanan pawai obor di sekitar Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/18). Tirto.id/Hafitz Maulana
Usai pawai obor keliling kampung, para remaja sekitar Manggarai juga merayakan datangnya bulan Ramadan dengan bermain sepak bola api di Jalan Manggarai Utara II, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/18). Tirto.id/Hafitz Maulana
Tanpa alas kaki mereka menyepak bola api dengan kaki telanjang di aspal keras Jalan Manggarai Utara II, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/18). Tirto.id/Hafitz Maulana
Bola yang digunakan dalam permainan sepak bola api adalah buah kelapa kering yang disiram minyak tanah kemudian di bakar sehingga saat bola api disepak, sering kali mengeluarkan percikan api, Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/18). Tirto.id/Hafitz Maulana
Seringkali pemain sepak bola api tergelincir karena ragu-ragu ataupun takut terbakar saat ingin menyepak bola api. Tirto.id/Hafitz Maulana
Seperti halnya pawai obor, permainan sepak bola api ini juga menjadi tradisi tiap tahun menyambut datangnya bulan Ramadhan bagi warga Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/18). Tirto.id/Hafitz Maulana
Tak hanya remaja-remaja pria, para remaja putri pun juga bertanding sepak bola api dalam perayaan menyambut bulan Ramadhan bagi warga Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/18). Tirto.id/Hafitz Maulana
Meskipun menggunakan busana muslim perempuan, para remaja putri terlihat lincah dan bersemangat memperebutkan bola api yang akan disepak. Tirto.id/Hafitz Maulana
Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, puluhan warga Manggarai melakukan tradisi pawai obor dan permainan sepak bola api di Jalan Manggarai Utara II, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/18).
15 Mei 2018
Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, puluhan warga Manggarai melakukan tradisi pawai obor dan permainan sepak bola api di Jalan Manggarai Utara II, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/18). Sejumlah warga yang didominasi anak-anak dan remaja meramaikan pawai obor berkeliling kampung sambil melafalkan shalawat. Setelah itu, para remaja baik putra ataupun putri bermain sepak bola api dari buah kelapa kering yang dibakar tanpa menggunakan alas kaki. Selama permainan ini, Jalan Manggarai Utara II ditutup hingga larut malam. tirto.id/Hafitz Maulana