tirto.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan saat ini tengah menyiapkan bilik isolasi mandiri untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) COVID-19 yang terletak di Gedung Kesenian Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Bilik ini merupakan hasil kerja bersama jajaran dan Satgas COVID-19 di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), BUMD Sarana Jaya, dan Pemerintah Kota Jakarta Pusat.
Diketahui saat ini jumlah pasien ODP mencapai 17.408: 209 (1%) masih dalam proses pemantauan dan 17.199 (99%) telah selesai dipantau.
Sementara 80 persen kasus terpapar COVID-19 merupakan mereka yang bergejala ringan dan tak bergejala, sehingga diharuskan untuk isolasi mandiri selama 14 hari.
"Nantinya bilik ini akan digunakan bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP) selama 14 hari masa inkubasi," kata Anies melalui akun Instagram resminya @aniesbaswedan, Senin (18/5/2020).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu menjelaskan, bilik sederhana itu berukuran 2,5 x 2,5 meter, berfungsi untuk membantu dalam pencegahan penularan COVlD-19.
Menurutnya, terobosan bilik isolasi mandiri ini merupakan solusi terbaik agar fasilitas kesehatan lanjutan dapat diprioritaskan sepenuhnya bagi mereka yang bergejala berat COVlD-19 dan membutuhkan perawatan intensif.
"Insyaallah keberadaan bilik isolasi ini ikut membantu percepatan penanganan COVID-19 di DKI Jakarta," ucapnya.
Dirinya menyadari bahwa di Jakarta ini ada perkampungan-perkampungan amat padat yang kesulitan ruang untuk isolasi mandiri di rumahnya.
"Karena itu, di DKI saat ini di setiap kelurahan sudah menyiapkan tempat untuk isolasi mandiri seperti ini bagi penduduk yang dalam ODP atau gejala ringan," pungkasnya.
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Maya Saputri