STOP PRESS! Masyarakat Diminta Waspadai Ransomware Petya

Nikita Mirzani dan Alasan Kesehatan Tak Gunakan Bra

Reporter: Maya Saputri
20 Maret, 2017 dibaca normal 1:30 menit
Nikita Mirzani dan Alasan Kesehatan Tak Gunakan Bra
ilustrasi kutang [foto/shutterstock]
tirto.id - Pemain film Comic 8 Nikita Mirzani yang kemarin menyambangi Bareskrim Polri tanpa memakai bra sempat menuai kontroversi. Namun apakah benar tidak memakai bra setiap hari berpengaruh pada kesehatan payudara perempuan?

Nikita Mirzani ternyata memang mengaku lebih memilih tidak memakai bra dalam melakukan aktivitas kesehariannya. Tak hanya Nikita, peringatan No Bra Day (Hari Tanpa Bra) yang diperingati perempuan setiap tanggal 13 Oktober itu juga sebagai bentuk kampanye kanker payudara.

Sejak tahun 2011, peringatan No Bra Day bukan untuk pornoaksi, melainkan sebagai bentuk dukungan Breast Cancer Awareness sedunia, merujuk pada alasan kesehatan tidak menggunakan bra.

Bra adalah simbol yang bisa dikatakan penuh kontroversi. Ada anggapan yang mengatakan bra itu penemuan yang menggelikan dan di satu sisi ada yang mengatakan bra adalah sarana untuk emansipasi wanita.

Sedangkan secara ilmiah, penemuan terakhir mengenai bra dan kaitannya dengan payudara diterbitkan beberapa tahun lalu, seperti dilansir dari laman IFLScience.

Peneliti Jean-Denis Rouillon, seorang profesor di University of Franche-Comte di kota timur Besançon, memimpin sebuah tim yang melakukan penelitian selama 15 tahun tentang pengaruh bra pada 330 wanita berusia 18 sampai 35.

Penelitian dilakukan di Pusat Hospitalier Universitaire (University Hospital) di Besançon, dan tim menggunakan aturan slide and caliper untuk merekam perubahan payudara perempuan tahun demi tahun.

Temuan menunjukkan bahwa memakai bra dari usia dini tidak berpengaruh apa pun untuk membantu membentuk dada, mengurangi nyeri punggung atau mencegah payudara kendur. Penelitian itu menunjukkan bahwa tak ada manfaat berarti dari pemakaian bra, payudara wanita justru akan lebih sehat tanpa pemakaian bra yang berperan sebagai penyangga.

"Secara medis, fisiologis, anatomis - payudara tidak mendapatkan keuntungan dari penolakan gravitasi. Sebaliknya, dengan bra,” kata Profesor Rouillon France dalam sebuah wawancara.

Para peneliti yakin bahwa perempuan muda akan mendapatkan lebih banyak keuntungan jika tidak menggunakan bra. Keuntungannya mendukung tumbuhnya jaringan pada payudara dan menjaga kesehatan payudara.

Dalam studi tersebut, perempuan yang berhenti memakai bra - melalui pilihan, bukan sebagai persyaratan penelitian - memiliki puting yang lebih naik 7 milimeter (0,3 inci) bila dibandingkan dengan pengguna bra biasa. Bra, mereka mengklaim, bisa menghambat sirkulasi darah dan berpengaruh pada kesehatan payudara dari waktu ke waktu.

"Untuk wanita yang lebih muda, tidak mengenakan bra akan menyebabkan produksi kolagen dan elastisitas meningkat, yang meningkatkan pertumbuhan payudara," kata Dr Stafford Broumand, yang tidak terhubung dengan penelitian, seperti disampaikan pada Refinery29. Tentu saja, banyak wanita memakai bra untuk alasan lain selain hanya mengurangi payudara yang turun.

Tim juga menyarankan hati-hati untuk menarik kesimpulan umum dari penelitian ini, karena perempuan yang dilibatkan dalam penelitian ini tidak mewakili populasi secara keseluruhan.

Profesor Rouillon percaya penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami dampak potensial - positif atau negatif – mengenai penggunaan bra. Ia mengakui hasil penelitian ini masih awal dan tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut.

Baca juga artikel terkait WANITA atau tulisan menarik lainnya Maya Saputri
(tirto.id - may/may)

Keyword