Periksa Fakta
Periksa Fakta merupakan program unggulan dari Tirto.id yang menjadi bagian dari tim cek fakta internasional (IFCN). Dalam program ini tirto.id melakukan cek fakta terhadap kabar-kabar hoax, miskonsepsi, atau informasi keliru yang beredar di masyarakat.

Salah, AS Deportasi Pemain Iran Usai Selebrasi Gestur Pistol
DHS AS memastikan tak mendeportasi pemain Iran di ajang Piala Dunia 2026, tim Iran hanya diperintahkan untuk meninggalkan AS & kembali ke markas latihannya.
Indeks Periksa Fakta

Tidak Benar, Gambar Korban Hantavirus di Jakarta
Faktanya, gambar itu merupakan potongan video behind the scene dari serial berjudul "Rabies" yang ditayangkan GMA Network, Filipina.

Salah, Bendera Iran Tidak Ada dalam Pembukaan Piala Dunia 2026
Dalam pembukaan Piala Dunia 2026, bendera resmi Iran tetap dikibarkan. Namun, bendera era pra-Revolusi 1979 dilarang FIFA karena dinilai bermuatan politik.

Tidak Benar, Bahlil Umumkan Harga Pertamax Turun Jadi Rp10.500
Hingga artikel ditulis, Pertamina belum mengumumkan harga BBM terbaru. Penyesuaian & pengumuman harga BBM terbaru dilakukan terakhir kali pada 10 Juni 2026.

Salah, Jubir ESDM Minta Warga Pakai Solar Jika Pertamax Naik
Jubir ESDM Dwi Anggia tidak pernah menyampaikan permintaan agar warga beralih menggunakan solar jika harga Pertamax naik.

Keliru, AstraZeneca Berarti Jalan Menuju Kematian
AstraZeneca merupakan gabungan dari dua perusahaan farmasi besar yang melakukan merger pada 1999, yaitu Astra AB asal Swedia dan Zeneca Group asal Inggris.

Hoaks, Pemadaman Listrik Global 9 Hari Mulai 18 Juli 2026
Pemerintah hingga kini tidak pernah memberikan informasi terkait perihal pemadaman listrik selama 9 hari, tak ada sumber kredibel yang membenarkan isu itu.

Tidak Benar, Pemerintah Batasi Motor Isi Pertalite Rp50 Ribu
Pertamina menegaskan, sampai saat ini belum ada kebijakan terkait pembatasan pembelian BBM jenis Pertalite, baik untuk roda dua maupun roda empat.

Salah, Dadan Hindayana Sebut Jokowi Terima Suap MBG Rp2 Triliun
Berdasarkan hasil penelusuran fakta, video yang mengklaim Dadan menyebut Jokowi menerima suap uang MBG Rp2 triliun adalah salah dan menyesatkan,

Tidak Benar, Hantavirus Disebut Pandemi COVID-19 Jilid 2
Sampai saat ini tidak ada bukti yang membenarkan klaim bahwa hantavirus merupakan “COVID-19 jilid 2” atau akan memicu pandemi global seperti COVID-19.

Salah, Kepala BGN Nanik S Deyang Tuduh Dadan Musuh Dalam Selimut
Nanik membantah pernyataan yang menyebut Dadan sebagai musuh dalam selimut dan menyatakan unggahan yang beredar adalah hoaks.
Masuk tirto.id












