Menuju konten utama

Naik Lagi, Utang RI Tembus Rp7.554 Triliun pada November 2022

Kemenkeu mencatat posisi utang pemerintah mencapai Rp7.554,25 triliun atau setara 38,65 persen terhadap PDB hingga akhir November 2022. 

Naik Lagi, Utang RI Tembus Rp7.554 Triliun pada November 2022
Ilustrasi Utang Korporasi. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang pemerintah mencapai Rp7.554,25 triliun atau setara 38,65 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga akhir November 2022. Utang ini naik sekitar Rp57,55 triliun dari sebelumnya Oktober 2022 mencapai di Rp7.496,7 triliun.

"Rasio utang terhadap PDB dalam batas aman, wajar, serta terkendali diiringi dengan diversifikasi portofolio yang optimal," demikian dikutip dari Buku APBN Kita edisi Desember 2022, Senin (26/10/2022).

Utang pemerintah di November didominasi oleh Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp6.697,83 triliun atau sekitar 88,66 persen. Sementara untuk pinjaman tercatat senilai Rp856,42 triliun atau 11,34 persen.

Besaran utang SBN terdiri dari domestik senilai Rp5.297,81 triliun. Utang tersebut berasal dari Surat Utang Negara (SUN) Rp4.317,74 triliun dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Rp980,08 triliun.

Kemudian untuk valas mencapai Rp1.400,02 triliun, terdiri dari SUN Rp1.066,68 triliun dan SBSN Rp333,34 triliun.

Selanjutnya, utang berasal dari pinjaman dalam negeri Rp17,52 triliun dan pinjaman luar negeri Rp838,90 triliun. Pinjaman luar negeri itu terbagi untuk bilateral Rp278,06 triliun, multilateral Rp510,35 triliun, dan commercial banks Rp50,49 triliun.

Baca juga artikel terkait KENAIKAN UTANG INDONESIA atau tulisan lainnya dari Dwi Aditya Putra

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Intan Umbari Prihatin