Menteri Jokowi 2019: UGM Setor 6 Nama, Akabri 5, UI & ITB 3, UII 1

Oleh: Abdul Aziz - 23 Oktober 2019
Dibaca Normal 1 menit
Menteri Jokowi-Ma'ruf 2019 mayoritas adalah lulusan UGM, Akabri, UI, dan ITB.
tirto.id - Presiden Joko Widodo resmi melantik menteri Kabinet Indonesia Maju, pada Rabu, 23 Oktober 2019, di Istana Negara, Jakarta Pusat. Dari 34 menteri dan 4 pejabat setara menteri, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menjadi kampus dengan alumni S1 terbanyak yang duduk di kabinet.

Airlangga Hartarto, alumni Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin, UGM Yogyakarta pada 1987 bahkan ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Perekonomian. Ia menggantikan Darmin Nasution yang tidak lagi dipakai Jokowi di kabinet periode keduanya.

Nama-nama lain menteri Jokowi yang juga lulusan UGM Yogyakarta, di antaranya: Retno Marsudi (Menteri Luar Negeri), Budi Karya Sumadi (Menteri Perhubungan), Terawan Agus Putranto (Menteri Kesehatan), Pratikno (Mensesneg), dan Basuki Hadimuljono (Menteri PUPR).

Institusi kedua yang menyumbang alumni dalam Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Jokowi-Ma'ruf adalah Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri). Tercatat ada 5 lulusan Akabri Magelang yang menjadi pembantu Jokowi-Ma'ruf lima tahun ke depan.

Mereka antara lain: Luhut Binsar Pandjaitan (lulusan Akabri 1970), Prabowo Subianto (lulusan 1974), Fachrul Razi (lulusan 1970), Moeldoko (lulusan 1981), dan Tito Karnavian (lulusan 1987).

Di kabinet Jokowi-Ma'ruf, Luhut dipercaya sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Prabowo sebagai Menteri Pertahanan, Fachrul Razi (Menteri Agama), Moeldoko (Kepala Kantor Staf Presiden/KSP), dan Tito diangkat sebagai Menteri Dalam Negeri.

Sementara Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) masing-masing menyumbangkan tiga alumni, yaitu: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (UI), Bambang Brodjonegoro sebagai Menristek (UI), dan Sofyan Djalil masih menjabat Menteri ATR/BPN (UI).

Sedangkan menteri Jokowi lulusan ITB, antara lain: Pramono Anung (Sekretaris Kabinet), Arifin Tasrif (Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral/ESDM), serta Suharso Manuarfa politikus PPP yang dipercaya sebagai Menteri PPN/Kepala Bapennas.

Sisanya dari sejumlah kampus lain, seperti Mahfud MD sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam). Mahfud adalah lulusan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta sekaligus guru besar di almamaternya itu.

Selain itu, beberapa menteri Jokowi juga mengenyam pendidikan di luar negeri, di antaranya: Agus Gumiwang (lulusan Pacific Western University, USA), Nadiem Makarim (lulusan Brown University, Amerika Serikat), dan Erick Thahir (Bachelor of Arts dari Glendale University).

Di antara yang lain merupakan lulusan kampus di sejumlah daerah, seperti Syahul Yasin Limpo (lulusan Universitas Hasanuddin/Unhas Makassar), Ida Fauziyah (IAIN –sekarang UIN-- Sunan Ampel Surabaya), Tjahjo Kumolo (Universitas Diponegoro), Yasonna H Laoly (Universitas Sumatera Utara/USU), Muhadjir Effendi (IKIP Malang), Teten Masduki (IKIP Bandung), dan Bahlil Lahadalia (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay, Jayapura, Papua.



--------------------
Adendum: Artikel ini mengalami perubahan judul per Rabu, 23 Oktober pukul 5.47 WIB. Sebelumnya di judul ditulis 7 menteri dari UGM, setelah dikroscek ulang, lulusan S1 UGM hanya terdapat 6 orang.






Baca juga artikel terkait KABINET INDONESIA MAJU atau tulisan menarik lainnya Abdul Aziz
(tirto.id - Politik)

Penulis: Abdul Aziz
Editor: Maya Saputri
DarkLight