Mensos Salurkan Tenda hingga Makanan untuk Korban Gempa Cianjur

Reporter: Riyan Setiawan, tirto.id - 22 Nov 2022 11:47 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Kemensos membuka posko yang dilengkapi bantuan logistik berupa tenda, alat kebersihan diri, makanan anak, makanan siap saji, dan bantuan lainnya.
tirto.id - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyalurkan bantuan logistik untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat, yang terjadi pada Senin (21/11/2022). Bantuan yang diberikan mulai dari tenda darurat hingga makanan.

Bantuan logistik berupa tenda dan alat kebersihan diri dipasok di SDN 2 Sukamaju Kampung Munjul, Desa Gasol, Kecamatan Cugenang. Di lokasi ini, Risma mengarahkan jajarannya untuk mendistribusikan tenda dan selimut kepada masyarakat yang tidur di luar.

"Yang kami antisipasi adalah adanya gempa susulan. Nah karena itu kita siapkan untuk sementara warga yang bangunannya roboh dan untuk keamanan warga, maka kami siapkan untuk tempat istirahat mereka. Kami siapkan tenda-tenda," kata Risma di Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022).


Kemudian, bantuan makanan siap saji didistribusikan pada pagi hari melalui dapur umum, menyusul bantuan toilet, dan air bersih. Menurutnya, salah satu kebutuhan yang paling mendesak yang harus dipenuhi adalah air bersih.

"Ada yang kesulitan air, ada yang kesulitan toilet. Lagi perjalanan ke sini [Bantuan toilet dan air bersih]. Kami coba siapkan tangki air sama tandon untuk air," ucapnya.

Kemensos telah menurunkan tim yang tersebar di tujuh kecamatan terdampak gempa di Cianjur. Masing-masing posko dilengkapi dengan bantuan logistik berupa tenda, alat kebersihan diri, makanan anak, makanan siap saji, dan bantuan lainnya. Bantuan ini mulai disalurkan sejak Senin malam.

"Yang kecil [Tenda] kami siapkan 1.000, yang besar ini kita sudah pasang di beberapa kecamatan. Kami sudah ada tujuh kecamatan yang kami tangani. Laporannya per kecamatan," kata mantan Walikota Surabaya ini.

Kemensos melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) telah menyalurkan bantuan dari gudang-gudang induk bantuan dan sentra-sentra. Dari Gudang Induk Bekasi berupa tenda keluarga 100 unit, velbed 50 unit, makanan siap saji 2000 paket, dan kasur 50 lembar.

Dari Gudang Sentra Wyata Guna bantuan berupa tenda serbaguna 1 unit, tenda keluarga 5 unit, matras 50 unit, kasur 20 lembar, dan air mineral 20 dus. Dari Gudang BBPPKS Lembang, berupa tenda keluarga 34 unit, tenda serbaguna 4 unit, pampers 402 paket, makanan siap saji 1000 paket, makanan anak 500 paket, dan kasur 400 lembar

Dari Sentra Phalamartha Sukabumi bantuan berupa tenda pleton 2 unit, tenda keluarga 5 unit, makanan siap saji 20 dus, makanan anak siap saji 40 dus, air mineral 9 dus, family kit 20 paket, kidsware 20 paket, dan tenda gulung merah 60 lembar. Selanjutnya berupa kasur 100 lembar, selimut 345 lembar, peralatan dapur 3 paket, velbed 34 unit, sandang dewasa 254 paket.


Dari Sentra Abiyoso berupa sembako 133 paket, nutrisi lansia 103 paket, mineral gelas 50 dus, nutrisi anak 16 paket, dan nutrisi bayi 30 paket. Bantuan berupa bufferstock makanan siap saji, lauk pauk, selimut, hingga makanan anak.

Dari Sentra Terpadu Inten Suweno bantuan berupa makanan siap saji makanan anak, sandang dewasa hingga family kit. Dari Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi bantuan berupa beras sardines minyak goreng, hingga susu full cream anak. Bantuan berikutnya berupa minyak kayu putih, sampo, sarung, baju kaos oblong, hingga kasur.

Dari Sentra Galih Pakuan Bogor, bantuan berupa beras, minyak goreng sarden, hingga biskuit. Dari Sentra Handayani Jakarta dengan rincian selimut, makanan cepat saji, susu UHT, Sari Kacang hijau hingga air mineral.

Atas peristiwa tersebut, Risma mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.

"Menurut saya memang sebaiknya ada di luar. Terutama kalau malam hari, karena kalau malam hari itu kan terlelap gitu kan. Takutnya kalau enggak terbangun saat gempa," kata Risma.


Baca juga artikel terkait GEMPA CIANJUR atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Gilang Ramadhan

DarkLight