Menperin Yakin Industri Kuartal II Tumbuh Berkat Ramadan

Oleh: Alexander Haryanto - 5 Juni 2017
Menperin memproyeksikan, industri yang terkena dampak positif pada kuartal II adalah sektor makanan dan minuman.
tirto.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto merasa yakin pertumbuhan industri di kuartal kedua tahun 2017 bisa lebih baik dibandingkan periode sebelumnya. Pasalnya, kata Menperin hal itu terjadi karena adanya kenaikan konsumsi di bulan Ramadan dan Lebaran.

"Kami terus menjaga momentum pertumbuhan industri yang cukup baik pada kuartal pertama," kata Airlangga, Senin (5/6/2017), seperti dikutip dari Antara.

Lebih lanjut Menperin memproyeksikan, industri yang terkena dampak positif pada kuartal II adalah sektor makanan dan minuman. Hal itu, kata dia, berkat adanya peningkatan permintaan terhadap produk seperti sirup, nata de coco, biskuit, roti, dan lain-lain.

Ia menjelaskan, pada kuartal pertama tahun 2017, industri makanan dan minuman tumbuh sebesar 8,15 persen. Selain itu, industri tekstil juga diprediksikan ikut naik karena tingginya permintaan sarung dan pakaian muslim.

Kendati demikian, Menperin yakin bahwa harga makanan dan minuman saat ini masih dalam kisaran yang wajar dan tidak memberatkan masyarakat.

"Kami meminta konsumen tidak perlu khawatir dalam menyetok kebutuhan pokok selama bulan puasa sampai Lebaran karena pelaku industri sudah mengantisipasi," tegasnya.

Selain itu, Menperin juga memberikan apresiasi kepada Ikatan Sarjana Teknik dan Manajemen Industri (ISTMI) serta Persatuan Insinyur Indonesia (PII) karena telah meluncurkan buku Riset Indonesia Industry Updates 1st Quarter 2017.

Menurutnya, buku tersebut bisa menjadi referensi agar industri di Indonesia bisa teus tumbuh. "Ini bisa menjadi catatan untuk industri agar dapat terus tumbuh dan menjadi salah satu indikator perkembangan industri yang sudah aktif di pasar modal," tuturnya.

Baca juga artikel terkait PERTUMBUHAN INDUSTRI atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Alexander Haryanto
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Alexander Haryanto
DarkLight