Menuju konten utama

Menhub Budi Karya Sebut Mudik 2019 Masih Banyak Kekurangan

Menhub Budi Karyadi menyebutkan, Mudik Lebaran tahun 2019 masih memiliki banyak kekurangan.

Menhub Budi Karya Sebut Mudik 2019 Masih Banyak Kekurangan
Pengendara motor memadati jalur arteri Pantura Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (9/6/2019). ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/ama.

tirto.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui, mudik 2019 masih memiliki sejumlah kekurangan. Salah satunya adalah kondisi macet saat arus balik Lebaran 2019 yang katanya menjadi perhatian pemerintah.

Budi pun menjelaskan, arus balik yang masih berlangsung hingga libur lebaran usai menjadi catatan tersendiri pada lebaran ini. Hal ini, kata dia, menjadi poin yang belum maksimal pada pelaksanaan arus libur lebaran lalu.

"Mudik memang masih ada kekurangan. Ketika balik ke Jakarta ada yang kurang, itu jadi perhatian," ucap Budi kepada wartawan saat ditemui di Hotel Morrissey, Jakarta, Rabu (12/6/2019).

"Memang apa yang kita lakukan di mudik ini belum maksimal," imbuhnya.

Kendati demikian, Budi menuturkan saat ini keadaan sudah jauh relatif lebih baik. Pasalnya dengan hadirnya infrastruktur perhubungan baru seperti Tol Trans Jawa yang sudah semakin jauh tersambungnya, memiliki sumbangsih pada peningkatan konektivitas pada lebaran 2019 ini.

Menurutnya, sejumlah kejadian macet seperti yang terjadi 4-5 tahun lalu sudah relatif berubah dengan kehadiran infrastruktur perhubungan baru ini. Hal yang sama, katanya, juga berlaku bagi kejadian mudik lebaran yang berujung pada kejadian brexit.

"Kita tidak bisa pungkiri bahwa tol Jakarta Surabaya itu ada kontribusi berhasil-tidaknya konektivitas 2 tahun terakhir ini. Bagaimana kita tahu 4-5 tahun lalu kita hanya bicara simpang-simpang yang begitu menakutkan. Terutama kemarin saat ada (kejadian) brexit," ucap Budi.

Sebelumnya, Ketua Posko Harian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Popik Montanasyah mengatakan, sampai 11 Juni 2019 atau H+7 lebaran, 25 persen kendaraan pemudik belum kembali ke Jakarta lewat tol.

Persentase itu setara dengan 300.554 kendaraan dari total 1.216.859 kendaraan yang keluar dari Jakarta melalui jalan tol saat arus mudik lebaran 2019 berlangsung.

“Yang belum kembali sekitar 25 persenan atau 300.554 kendaraan dari berbagai arah [Timur, Barat, dan Selatan],” kata Popik dalam konferensi pers di posko tingkat nasional angkutan lebaran, di kantor Kemenhub, Jakarta pada Selasa (11/6/2019).

Baca juga artikel terkait MUDIK LEBARAN 2019 atau tulisan lainnya dari Vincent Fabian Thomas

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Dewi Adhitya S. Koesno