Menuju konten utama

Menhub Budi Karya Imbau Masyarakat Mudik Lebaran Lebih Awal

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengimbau masyarakat untuk melaksanakan mudik lebih awal dan tidak mendekati Hari Raya Idulfitri.

Menhub Budi Karya Imbau Masyarakat Mudik Lebaran Lebih Awal
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua kanan) bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kanan), Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (kedua kiri), dan Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI Kusworo (kiri) mengikuti rapat kerja bersama Komisi V DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (2/4/2024). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.

tirto.id - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengimbau masyarakat untuk melaksanakan mudik lebih awal dan tidak mendekati Hari Raya Idulfitri. Langkah tersebut juga permintaan Presiden Joko Widodo demi mencegah kepadatan lalu lintas di akhir Ramadhan.

"Bapak Presiden menganjurkan kita agar mudik lebih awal. Hari ini adalah H-10, dan H-10 sampai H-5 relatif masih lebih banyak tiket dan kesempatan. Oleh karenanya, anak-anak libur seyogianya kita mengimbau semua pihak menyampaikan kepada masyarakat supaya jangan mudik pada H-4 dan 3 itu bisa dikurangi," kata Budi dalam rapat kerja bersama Komisi V di Gedung DPR RI, Selasa (2/4/2024).

Budi menuturkan, pengguna kendaraan motor roda dua masih tinggi dan mendominasi di antara kendaraan lainnya yang digunakan selama mudik lebaran 2024. Mulai dari kereta api 39,32 juta pengguna, bus 37,51 juta pengguna, mobil pribadi 35,42 juta pengguna, sepeda motor 31,12 juta pengguna, mobil sewa 11,64 juta pengguna.

Melihat jumlah tersebut, Budi berharap masyarakat mau beralih menggunakan angkutan massal. Dia menjamin masih ada tiket kereta yang tersedia untuk pemudik agar tak menggunakan kendaraan pribadi.

"Oleh karenanya, kita selalu menganjurkan untuk menggunakan angkutan massal. Nanti mungkin Pak Dirut KAI atau yang mewakili bisa mengatakan bahwa masih ada ruangan atau slot yang bisa digunakan," ungkap Budi.

Lebih lanjut, dia menuturkan, tren kenaikan jumlah pemudik di 2024. Dia menjelaskan, survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan dalam kurun 2022, 2023 dan 2024 ada tren kenaikan untuk berangkat mudik.

Di 2022, pergerakan nasional sebanyak 31,6 persen atau 85,5 juta orang yang keluar rumah untuk mudik. Di 2023, 45,8 persen bergerak untuk mudik atau sebanyak 123,8 juta orang melaksanakan mudik. Di 2024 mengalami kenaikan sebanyak 71,7 persen atau 193,6 juta orang keluar rumah untuk mudik.

"Kalau kita lihat, tren dari 2022, 2023 dan 2024 itu signifikan naik, kita memang harus menjadi lonceng bagi kita untuk mempersiapkan dengan baik. Kita bisa katakan apa yang akan kita laksanakan ini harus dilakukan dengan serius, Kementerian Perhubungan membuat posko dari tanggal 3 sampai 18 (April 2024)," kata Budi.

Baca juga artikel terkait LEBARAN 2024 atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash news
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Intan Umbari Prihatin