Mengenal Jenis Kucing: Ciri Ras Persia, Anggora, Munchkin, Himalaya

Oleh: Siti Ninda Lestari - 14 September 2021
Dibaca Normal 2 menit
Berikut adalah jenis kucing dan berbagai ciri-ciri ras kucing yang dapat Anda pelihara di rumah.
tirto.id - Memelihara kucing baik bagi kesehatan mental karena dapat mengurangi stres dan kecemasan. Selain itu, memelihara kucing dapat memperbaiki kesehatan jantung anda.

Dilansir dari helpguide.org pemilik kucing dilaporkan memiliki risiko rendah terhadap penyakit hati dan stroke.

Selain itu, memelihara kucing juga dapat mengurangi perasaaan kesepian. Kucing bisa menjadi teman yang baik. Mereka dapat memberikan cinta tak bersyarat yang sama atau bahkan lebih dari teman manusia lainnya.

Beberapa orang kerap memelihara kucing karena alasan tempat yang terbatas. Kucing tidak seperti beberapa ras anjing yang kerap tumbuh besar. Kucing dapat diperlihara di ruang terbatas seperti apartemen atau rumah yang minimalis.

Kucing juga termasuk binatang yang mandiri karena dapat bermain sendiri. Berikut adalah jenis kucing dan berbagai ciri-ciri ras kucing yang dapat Anda pelihara di rumah.

Kucing Persia

Kucing jenis ini dapat dikenali dari bulunya yang lebat dan panjang. Kucing inil memiliki ciri bermuka datar dengan kepala besar dan bundar, kuping kecil dan umumnya memiliki buntut yang pendek.

Dilansir dari petmd.com, kucing ini memiliki lebih dari 80 warna termasuk hitam, biru, krem, dan abu-abu.

Kucing Anggora

Meskipun sekilas mirip dengan kucing persia, kucing anggora memiliki tubuh yang panjang, kaki yang langsing, buntut yang panjang, dan cuping yang besar, serta mata yang besar.

Dilansir dari petmd.com, kucing anggora memiliki hidung yang lebih mancung daripada kucing kucing persia dan wajah yang lebih bertulang dan tidak sedatar kucing persia.

Kucing Himalaya

Varian ras kucing lain yang menyerupai kucing persia adalah kucing himalaya. Kucing ini memiliki bulu yang panjang dan lebat. Namun, kucing ini memiliki mata biru.

Dilansir dari icatcare.org, beberapa kucing himalaya adalah hasil persilangan antara kucing persia dengan kucing siam.

Kucing Maine Coon

Dilansir dari tica.org, kucing maine coon awalnya ditemukan di Amerika Utara, kucing main coon merupakan kucing asli asal Negara Bagian Maine, bahkan kucing ini dijadikan maskot Maine State Cat.

Kucing ini dapat dikenali dari matanya yang besar dan oval menyerupai bundar, ekspresif, dengan sudut yang agak miring. Kucing ini memiliki bulu yang lebat di bagian perut, namun pendek di bagian belakang dan leher. Kucing ini memiliki ekor yang sangat panjang dan lebat. Kucing ini memiliki cuping relatif kecil.

Kucing British

Kucing british memiliki dua jenis varian, yaitu kucing british shorthair dan kucing british longhair. Perbedaan mendasar dari keduanya tentu saja dari panjang bulunya. Kucing british shorthair memiliki bulu pendek, kucing british longhair memiliki bulu yang panjang.

Dilansir dari tica.org, bulu british shorthair mampu memandikan diri sendiri kecuali bulu mereka menjadi kotor karena sesuatu yang berbahaya untuk dijilat. Kucing british longhair merupakan salah satu keturunan yang sangat tua. Mereka dikenal dengan bulu mereka yang "biru" menyerupai abu-abu.

Namun, baik kucing british shorthair dan longhair memiliki varian warna yang beraneka ragam.

Kucing Munchkin

Kucing bukanlah binatang yang terkenal dengan kaki pendek mereka. Namun, mutasi genetik bisa menyebabkan kucing memiliki kaki yang pendek. Mutasi dapat menyebabkan pembatasan aspek mobilitas kucing dalam beberapa kasus kelainan bentuk kaki mungkin menyakitkan dan melemahkan perkembangan sendi.

Dilansir dari icatcare.org, kucing munchkin adalah kucing yang berkaki pendek akibat mutasi genetik. Kucing jenis ini berbeda dengan kucing lainnya karena tidak memiliki fleksibilitas untuk merawat dirinya sendiri seperti halnya kucing lain.

Selain memiliki kaki yang pendek, tulang belakang kucing ini panjang. Adapun gerakan kucing munchkin diibaratkan seperti gerakan musang.

Kucing Bengal

Dilansir dari icatcare.org, kucing bengal berasal dari persilangan leopard asia dan kucing domestik. Kucing ini memiliki bulu yang pendek dan mudah untuk dirawat. Walaupun terkenal sebagai kucing hibrida, kucing ini sekarang telah diterima sebagai ras domestik.

Kucing bengal memiliki motif bulu seperti macan tutul dengan tubuh seperti kucing domestik pada umumnya. Kucing ini memiliki buntut yang panjang dan kaki yang panjang tidak seperti kucing munchkin.


Baca juga artikel terkait KUCING atau tulisan menarik lainnya Siti Ninda Lestari
(tirto.id - Gaya Hidup)

Kontributor: Siti Ninda Lestari
Penulis: Siti Ninda Lestari
Editor: Yulaika Ramadhani
DarkLight