Mendikbud Evaluasi Sistem Zonasi untuk PPDB Tahun Depan

Oleh: Riyan Setiawan - 8 Juli 2019
"Kami kumpulkan fakta-fakta lapangan untuk kita rekonstruksi, kemudian akan ditetapkan untuk zonasi tahun depan," kata Mendikbud, Muhadjir Effendy.
tirto.id - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Evaluasi tersebut akan direkonstruksi sebelum dirumuskan kembali untuk sistem zonasi tahun depan.

"Pastilah [evaluasi] zonasi untuk tahun depan, kami siapkan sekarang juga. Kami kumpulkan fakta-fakta lapangan untuk kita rekonstruksi, kemudian akan ditetapkan untuk zonasi tahun depan," kata Muhadjir Kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (8/7/2019).

Muhadjir menambahkan, Kemendikbud akan melakukan pertemuan dengan sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda) sebelum menentukan langkah untuk sistem zonasi PPDB tahun depan.

"Mulai dari PPDB yang lebih baik dari sekarang, pemerataan guru, afirmasi untuk sekolah baru di wilayah yang masih kosong," papar Muhadjir.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini menceritakan bahwa ia telah mengunjungi Sulawesi Utara (Sulut) dan menemukan ada beberapa daerah di provinsi itu yang belum memiliki sekolah, serta infrastruktur pendukungnya.

"Termasuk jalan dan trayek ada yang harus dibuka karena anak sekolah tidak ada jalan dan trayek ke sekolah. Jadi sebetulnya dengan zonasi jadi telanjang [terbuka semua permasalahannya]," bebernya.


Oleh karena itu, kata Muhadjir, Kemendikbud dan Pemda harus bekerjasama untuk menuntaskan persoalan tersebut.

“Tidak hanya dinas pendidikan, tapi dinas terkait untuk bersama menyadari modal manusia lebih penting dari segala-galanya, dan itu melalui pendidikan,” tandasnya.

“Kalau perlu, tidak makan dulu sekarang, yang penting anak-anak sekolahnya bagus, nanti negara akan segera maju,” tutup Muhadjir.

Baca juga artikel terkait PPDB 2019 atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Pendidikan)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Iswara N Raditya
DarkLight