Menuju konten utama
Kesehatan

Manfaat Ikan Patin untuk Kesehatan dan Kandungan Gizinya

Apa saja manfaat ikan patin bagi kesehatan dan bagaimana kandungan gizinya?

Manfaat Ikan Patin untuk Kesehatan dan Kandungan Gizinya
Ilustrasi Ikan Patin. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Ikan patin adalah ikan air tawar yang diminati masyarakat Indonesia sebagai santapan karena kelezatan dan dagingnya yang lembut. Selain harganya yang relatif terjangkau, ikan patin juga bermanfaat bagi kesehatan lantaran mengandung berbagai macam gizi.

Sepintas, ikan patin hampir mirip dengan lele lantaran termasuk dalam Ordo Siluriformes atau ikan berkumis. Ikan patin mudah dibedakan dengan ciri tubuh yaitu mulutnya hampir sejajar dengan mata, warna tubuhnya putih keperakan dengan punggung berwarna abu-abu atau kebiruan, dan tidak dilapisi sisik.

Sama seperti lele, habitat ikan patin di perairan tawar seperti sungai, danau, telaga, bahkan rawa-rawa, juga muara sungai. Ikan bernama latin Pangasius sp ini juga terbilang mudah dibudidayakan karena mampu bertahan di berbagai jenis lingkungan perairan.

Ikan patin punya 6 jenis sirip yaitu sepasang sirip dada, sepasang sirip perut, satu sirip dubur,satu sirip ekor, satu sirip punggung dan satu sirip tambahan antara sirip punggung dan sirip ekor yang semuanya tersusun atas selaput sirip,jari-jari lunak, serta jari-jari keras.

Kandungan Gizi Ikan Patin

Banyak manfaat yang diperoleh dengan mengonsumsi ikan patin. Ikan ini mengandung protein, asam tak jenuh (omega 3), serta vitamin D yang baik untuk kesehatan. Selain itu, minyak ikan patin (cold liver) juga amat bermanfaat.

Ikan patin memiliki kandungan asam lemak esensial DHA sebesar 4,74 persen dan EPA mencapai 0,31 persen. Kandungan Omega 3 yang terdapat di dalam ikan patin menjadikan ikan ini istimewa. Omega 3 biasanya hanya terdapat pada ikan laut dalam seperti tuna dan salmon.

Selain itu, kandungan kolesterol pada ikan patin juga terbilang rendah, hanya 21-30 mg untuk setiap 100 gram.

Dikutip dari buku Anak Cerdas (2004) yang disusun oleh Dini Kasdu, beberapa manfaat Omega 3 antara lain menurunkan kadar kolesterol, mengurangi potensi serangan jantung, mencegah diabetes, meningkatkan kemampuan belajar dan mengingat, mempertajam penglihatan, serta meningkatkan kekebalan tubuh.

Laman Kementerian Kelautan dan Perikanan menuliskan, dalam 100 gram daging ikan patin, terkandung sekitar 130 kilo kalori (kkal), 17 gram protein, 6,60 gram lemak, serta 1,10 gram karbohidrat.

Infografik SC manfaat Mengkonsumsi ikan patin

Infografik SC manfaat Mengkonsumsi ikan patin. tirto.id/Fuad

Manfaat Ikan Patin bagi Kesehatan

Mengonsumsi ikan patin, terlebih dengan pengolahan yang tepat, punya banyak manfaat, seperti mencegah penyakit jantung, membantu pembentukan otot, mengoptimalkan pertumbuhan janin untuk ibu hamil, menguatkan tulang, hingga meningkatkan kecerdasan.

Selain itu, makan ikan patin juga bisa mengurangi sekitar 31 persen resiko kematian akibat stroke dibandingkan mereka mengonsumsi daging selain ikan. Ikan patin menjadi salah satu sumber vitamin D yang bisa mencegah penyakit diabetes.

Menurut pakar nutrisi Dr. Raissa Edwina Djuanda, kebiasaan makan ikan setidaknya seminggu sekali mampu menurunkan resiko kematian akibat kardiovaskular sebanyak 15 persen dibanding mereka yang tidak mengonsumsinya.

Dikutip dari Kiat Sukses Bisnis Ikan Patin (2020) yang ditulis Triyanto, berikut ini beberapa manfaat ikan patin bagi kesehatan:

  • Mencegah penyakit jantung.
  • Mencegah penyakit kardiovaskular.
  • Mengoptimalkan pertumbuhan janin.
  • Meningkatkan kecerdasan dan daya ingat.
  • Membantu pembentukan otot.
  • Menjaga kesehatan tulang.
  • Mengaktifkan kelenjar pineal yang berguna untuk mengatur pola tidur.

Baca juga artikel terkait LIFESTYLE atau tulisan lainnya dari Fajri Ramdhan

tirto.id - Kesehatan
Kontributor: Fajri Ramdhan
Penulis: Fajri Ramdhan
Editor: Iswara N Raditya