Luno Dapat Izin IPA untuk Digital Payment Token di Singapura

Penulis: Yandri Daniel Damaledo - 13 Mei 2022 13:11 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Luno telah memperoleh in-principle approval (IPA) dari MAS untuk menyediakan Digital Payment Token di Singapura.
tirto.id - Luno Singapura telah mendapatkan izin in-principle approval (IPA) dari Monetary Authority of Singapore (MAS), berdasarkan Payment Services Act (PSA), untuk menyediakan layanan Digital Payment Token (DPT) di Singapura.

Pencapaian ini merupakan salah satu keberhasilan Luno sebagai platform investasi aset kripto pertama yang berfokus pada pasar ritel global di Singapura yang berhasil memperoleh izin IPA dari MAS.

Selain itu, dengan pencapaian ini Luno telah membuka akses ke aset kripto untuk lebih banyak orang, yang diatur dengan baik di bawah hukum yang berlaku demi melindungi kepentingan konsumen.

Izin IPA yang diperoleh Luno melalui proses pengajuan yang ketat dan panjang, merupakan bukti nyata komitmen Luno yang berfokus pada kepatuhan dan advokasi global untuk regulasi yang efektif bagi layanan aset kripto secara berkelanjutan.

Luno terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) di Indonesia dan diatur oleh Komisi Sekuritas Malaysia.

“Kami sangat senang bisa memperoleh izin in-principle approval ini dari MAS untuk menyediakan layanan Digital Payment Token (DPT) di Singapura sebagai Lembaga Pembayaran Utama," kata Sherry Goh, Global Expansion Manager and Country Manager untuk Singapura, Luno, dalam rilis yang diterima Tirto Jumat (14/5).

Ia menambahkan, "Kami sangat yakin bahwa peraturan memberikan kejelasan dan perlindungan bagi bisnis dan konsumen, dan memperoleh IPA hanyalah salah satu dari beberapa langkah awal yang kami lakukan demi menunjukkan komitmen jangka panjang kami."

"Dengan IPA ini, kami berharap dapat semakin menanamkan keyakinan dan mendapatkan kepercayaan yang lebih besar di Singapura, sehingga pelanggan kami bisa berinvestasi aset kripto dengan percaya diri melalui platform kami yang aman dan terpercaya”, tangkasnya.

Sejak didirikan pada tahun 2013, Luno- platform perdagangan aset kripto global yang bertujuan membuat investasi kripto jadi mudah untuk siapa saja - telah memiliki lebih dari 10 juta pelanggan di 40 negara, dengan pertumbuhan lebih dari 1 juta pelanggan dalam enam bulan terakhir.

Pencapaian ini menyusul keberhasilan Luno dalam menumbuhkan jumlah pelanggannya secara global sebesar 35% dari tahun ke tahun, yang juga bertujuan untuk mencapai lebih dari 1 miliar pelanggan pada tahun 2030.

Setelah akuisisi Luno oleh Digital Currency Group (DCG) pada tahun 2020, DCG selanjutnya telah mendapatkan lebih dari USD$700 juta dalam putaran pendanaan sekunder dari investor termasuk Google Capital G dan GIC Singapura, dengan nilai DCG yang mencapai USD$10 miliar.

Untuk lebih menyelaraskan bisnis dengan misi kami, Luno juga baru saja meluncurkan Luno Expeditions, yang merupakan unit investasi (venture capital) global khusus bagi pengusaha kripto/Web3 dan fintech terbaik di seluruh dunia yang berada di tahap pendanaan awal, untuk membangun generasi layanan keuangan berikutnya.


Baca juga artikel terkait LUNO DAPAT IZIN IPA atau tulisan menarik lainnya Yandri Daniel Damaledo
(tirto.id - Bisnis)

Sumber: Siaran Pers
Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight