Menuju konten utama

Luhut Tertawa Komentari Esemka Dijadikan Mobil Kepresidenan

Luhut menilai Esemka belum pantas jadi mobil presiden untuk saat ini.

Luhut Tertawa Komentari Esemka Dijadikan Mobil Kepresidenan
Mobil Marcedez Benz S600 Pullman Guard. FOTO/Istimewa

tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan tertawa saat menanggapi sindiran mobil Esemka dari Solo, Jawa Tengah dijadikan mobil dinas Presiden Joko Widodo. Sindiran ini muncul menyusul insiden mobil presiden mogok di Kalimantan pada beberapa waktu lalu.

"Kalau Esemka, kamu saja yang naik. Jangan kita suruh Presiden naik," kata Luhut sembari tertawa saat menjawab pertanyaan wartawan dalam acara coffee morning di Jakarta, Jumat (24/3/2017).

Seperti diketahui Joko Widodo pernah mempopulerkan mobil ini sebelum maju dalam Pilgub DKI Jakarta dan akhirnya menjadi Presiden RI.

Luhut berpendapat, orang yang mengusulkan Esemka sebagai mobil kepresidenan harus memikirkan banyak hal. Alasannya, kualitas mobil Esemka belum memenuhi syarat mobil kepresidenan. Mobil kepresidenan harus memenuhi standar spesifikasi keamanan dan bahkan aturan itu berlaku universal di beberapa negara.

"Mungkin 20 tahun lagi Esemka sudah bagus, sudah bisa bikin bulletproof (antipeluru), kenapa tidak? Bisa saja. Tapi sekarang saya rasa belum," kata Luhut.

Mobil R-1 sempat mogok saat digunakan Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja di Kalimantan Barat pada Sabtu, 18 Maret lalu. Menurut Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala, mogoknya mobil presiden berjenis Mercedes Benz S-600 karena faktor usia, karena merupakan keluaran 2007.

Darmansjah mengatakan sebelum mogok di Kalimantan, mobil itu yang dibawa dari Jakarta itu sudah empat kali mogok di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Seperti diwartakan Antara, insiden ini ditanggapi Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Menurut Fadli, Presiden Jokowi lebih baik menggunakan mobil Esemka yang dahulu pernah dipopulerkan saat masih menjabat sebagai Wali Kota Solo daripada berulangkali mogok.

Baca juga artikel terkait MOBIL PRESIDEN atau tulisan lainnya dari Agung DH

tirto.id - Politik
Reporter: Agung DH
Penulis: Agung DH
Editor: Agung DH