LTMPT: Jadwal SNMPTN 2021, Alur, Syarat, & Panduan Pendaftaran UTBK

Oleh: Yulaika Ramadhani - 4 Januari 2021
Dibaca Normal 5 menit
LTMPT: ada3 jalur seleksi untuk penerimaan mahasiswa baru 2021, yaitu SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri.
tirto.id - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengumumkan, registrasi Akun LTMPT untuk sekolah yang belum punya akun dan calon peserta SNMPTN yang eligible mulai 4 Januari 2021 pukul 15.00 WIB sampai dengan 1 Februari 2021 pukul 15.00 WIB.

Login di laman resmi pendaftaran LTMPT portal.ltmpt.ac.id untuk registrasi akun, yang meliputi pengisian PDSS oleh Sekolah dan Pendaftaran SNMPTN bagi siswa.

LTMPT mengumumkan terdapat 3 jalur seleksi untuk penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun 2021. Jalur tersebut adalah SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri), SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri), dan Seleksi Mandiri.



SNMPTN 2021

Peserta yang akan mengikuti SNMPTN sendiri tidak akan dipungut biaya apa pun, karena biaya tersebut bakal ditanggung oleh pemerintah. Berdasarkan SNMPTN 2020, seleksi dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor dan portofolio akademik.

JADWAL KEGIATAN SNMPTN 2021
  • Peluncuran Sistem PMB 2021: 04 Januari 2021
  • Registrasi Akun LTMPT: 04 Januari 2021 – 01 Februari 2021
  • Penetapan siswa yang eligible oleh Sekolah: 04 Januari 2021 – 08 Februari 2021
  • Pengisian PDSS: 11 Januari 2021 – 08 Februari 2021
  • Pendaftaran SNMPTN: 15 - 24 Februari 2021
  • Pengumuman Hasil SNMPTN: 22 Maret 2021
  • Pendaftaran Ulang Peserta yang lulus SNMPTN Lihat di laman PTN penerima.

Alur dan tahapan dalam mendaftar SNMPTN 2021:
  1. Pengumuman kuota oleh LTMPT (bagi sekolah yang sesuai dengan akreditasi dan jumlah siswa).
  2. Registrasi sekolah di akun LTMPT di laman https://portal.ltmpt.ac.id. Wajib dilakukan bagi sekolah yang belum atau tidak punya akun LTMPT.
  3. Peserta juga harus melakukan registrasi di laman yang sama.
  4. Registrasi sekolah dan peserta SNMPTN berlangsung pada 4 Januari-1 Februari 2021).
  5. Peserta yang diperbolehkan mendaftar hanya untuk lulusan tahun 2021 dan akan mengikuti SNMPTN.
  6. Sekolah menentukan calon peserta berdasarkan data LTMPT, dari jumlah siswa dan akreditasi yang akan diumumkan lewat Dapoduk-PUDASTIN Kemendikbud atau EMIS-Pendis Kemenag.
  7. Pengumuman kuota akan dilakukan pada 28 Desember 2020. Sementara, layanan masa sanggah tentang kuota tersebut paling lambat dilakukan pada 15 Januari 2021, pukul 15.00 WIB.
  8. Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). PDSS merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan nilai rapor siswa yang eligible mendaftar.
  9. Pendaftaran SNMPTN.
  10. Memilih PTN dan program studi.
  11. Pengunggahan portofolio.
  12. Seleksi jalur SNMPTN (berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh masing-masing PTN).
  13. Pengumuman kelulusan hasil SNMPTN.
  14. Daftar ulang sesuai dengan PTN tempat calon mahasiswa dinyatakn diterima.

Syarat Sekolah yang bisa mengikuti selesksi SNMPTN 202

- SMA/MA/SMK yang mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).
- Ketentuan akreditasi, yaitu akreditasi A: 40 % terbaik di sekolahnya; akreditasi B: 25 % terbaik di sekolahnya; dan akreditasi C & lainnya: 5% terbaik di sekolahnya.
- Mengisi PDSS.
- Data siswa yang diisikan hanya yang eligibel sesuai dengan ketentuan.

Syarat peserta yang bisa mengikuti seleksi SNMPTN 2021
  1. Siswa SMA/MA/SMK kelas terakhir (kelas 12) pada tahun 2021 yang memiliki prestasi unggul.
  2. Memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
  3. Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar di PDSS.
  4. Mmemiliki nilai rapor semester 1 sampai dengan 5 yang telah diisikan di PDSS oleh pihak sekolah.
  5. Peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio.
  6. Setiap siswa dapat memilih dua program studi dari satu PTN atau dua PTN.
  7. Jika memilih dua program studi, salah satu harus berada di PTN pada provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya.
  8. Jika memilih satu program studi, dapat memilih PTN yang berada di provinsi mana pun.
  9. Disarankan tidak lintas minat (tergantung ketentuan PTN yang dituju).
PDSS adalah basis data yang berisiskan rekam jejak kinerja sekolah dan nilai rapor siswa yang eligible mendaftar. Pengisian PDSS dilakukan oleh sekolah dan kebenaran data yang diisikan menjadi tanggung jawab Kepala Sekolah.

Untuk kelengkapan atau kevalidan data dapat dilihat di dashboard http://pd.data.kemdikbud.go.id/ltmpt/. Jika pemutakhiran data sudah benar, sekolah harus login ke laman portal ltmpt.ac.id menggunakan akun sekolah mulai tanggal 4 Januari 2021. Periksa dan lakukan verifikasi data sekolah. Pilih tombol UPDATE untuk memutakhiran data sekolah.

Cara Daftar Akun LTMPT untuk Sekolah
  • Buka situs resmi www.portal.ltmpt.ac.id;
  • Pilih tautan Daftar di Sini;
  • Pilih menu Sekolah;
  • Masukkan data berupa NPSN dan kode registrasi Dapodik/EMIS;
  • Masukkan nama kepala sekolah atau operator sekolah, tanggal lahir, email dan password. Setelah itu klik tombol Daftar;
  • Nantinya akan muncul laman pemberitahuan bahwa registrasi berhasil dilakukan sekaligus notifikasi aktivasi akun;
  • Buka inbox/spam email. Lakukan aktivasi akun;
  • Untuk melakukan aktivasi, silakan masuk/login ke alamat email yang tadi didaftarkan;
  • Periksa kotak masuk/inbox dan buka email dari LTMPT;
  • Lakukan aktivasi dengan mengklik tautan yang disediakan;
  • Nantinya akan muncul laman pemberitahuan bahwa aktivasi akun LTMPT sudah berhasil dilakukan.

Cara Verifikasi Data Sekolah
  • Login dengan email dan password ke laman portal.ltmpt.ac.id.
  • Pilih menu Verifikasi dan Validasi Data Sekolah atau Siswa (VERVAL).
  • Periksa data sekolah dengan seksama. Jika terdapat kesalahan, lakukan perubahan data melalui Dapodik/EMIS. Tekan tombol Selanjutnya.
  • Di halaman verifikasi data siswa, periksa kevalidan data siswa kelas 12 dan status akunnya (jika terdapat kesalahan mohon untuk melakukan perbaikan melalui Dapodik/EMIS). Tekan tombol Selanjutnya.
  • Di halaman konfirmasi, pastikan data sekolah sudah benar. Centang pernyataan dan tekan tombol Simpan Permanen.

Setelah sekolah melakukan registrasi, siswa dapat melakukan regitrasi akun LTMPT Siswa melalui www.portal.ltmpt.ac.id menggunakan NISN, NPSN dan tanggal lahir.

Cara Registrasi Akun LTMPT Siswa

Buka laman https://portal.ltmpt.ac.id dan pilih tautan Daftar Disini.
Pilih menu Siswa.
Masukan NISN, NPSN dan Tanggal Lahir. Tekan tombol Selanjutnya
Masukan email aktif dan password.
Setelah klik tombol Daftar, akan muncul notifikasi aktivasi akun.
Buka inbox/spam email Anda. Lakukan aktivasi akun.
Setelah akun aktif, login ke laman https://portal.ltmpt.ac.id


Cara Verifikasi Data Siswa
  • Login ke laman https://portal.ltmpt.ac.id menggunakan email dan password yang telah didaftarkan sebelumnya.
  • Anda akan diarahkan menuju dashboard portal ltmpt. Pilih menu verifikasi dan validasi data sekolah atau siswa (VERVAL).
  • Di halaman verifikasi data siswa, periksa data Anda dengan saksama. Isi kolom NIK, Agama, Alamat, No. Telepon dan yang masih kosong. Apabila ada kesalahan data lakukan perubahan melalui sekolah Anda. Kemudian tekan tombol perbarui data.
  • Tekan tombol Selanjutnya untuk pindah ke halaman verifikasi riwayat sekolah.
  • Mohon untuk memeriksa kevalidan data. Jika terdapat kesalahan mohon untuk melakukan perbaikan melalui sekolah, setelah itu tekan tombol perbarui data.
  • Tekan tombol Selanjutnya ke halaman unggah pasfoto. Unggah pas foto terbaru Anda sesuai dengan ketentuan yang tertera.
  • Tekan tombol Selanjutnya untuk berpindah ke halaman penyesuaian pasfoto.
  • Tekan tombol Selanjutnya untuk berpindah ke halaman konfirmasi data.
  • Pastikan data Anda sudah benar. Jika sudah yakin, centang pernyataan dan tekan tombol Simpan Permanen.
  • Jika sudah simpan permanen maka data Anda tidak dapat diubah kembali.

SBMPTN 2021

Yang perlu digarisbawahi adalah untuk peserta yang telah lulus SNMPTN 2021 tidak diberbolehkan dan akan ditolak ketika mengikuti SBMPTN 2021.

Sementara, bagi peserta tuna netra, harus menyertakan surat keterangan dari kepala sekolah.

Adapun, peserta kelompok ujian Saintek atau kelompok ujian Soshum membayar biaya UTBK sebagai syarat pendaftaran SBMPTN sebesar Rp200 ribu. Sementara, peserta kelompok ujian campuran (Saintek & Soshum) membayar biaya UTBK sebagai syarat pendaftaran SBMPTN sebesar Rp300 ribu.

JADWAL UTBK-SBMPTN 2021
  • Registrasi Akun LTMPT: 07 Februari – 12 Maret 2021
  • Pendaftaran UTBK dan SBMPTN: 15 Maret – 01 April 2021
  • Pelaksanaan UTBK (2 Gelombang) Gelombang 1: 12 – 18 April 2021
  • Gelombang 2: 26 April – 02 Mei 2021
  • Pengumuman Hasil Seleksi Jalur SBMPTN: (Pukul 15.00 WIB) 14 Juni 2021.

Sementara, berikut ini adalah alur dan syarat dalam mengikuti seleksi SBMPTN 2021 yang diawali dengan UTBK.

Alur dan tahapan dalam mendaftar UTBK 2021:
  1. Registrasi dan membuat akun di laman LTMPT menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan tanggal lahir.
  2. Login ke laman LTMPT menggunakan username, email dan password yang telah terdaftar.
  3. Memilih menu verifikasi dan validasi data mahasiswa (mengisi biodata, unggah pas foto berwarna terbaru dan verifikasi biodata).
  4. Memilih menu pendaftaran UTBK (memilih lokasi pusat UTBK PTN, jenis ujian, dan sesi ujian untuk mendapatkan slip pembayaran).
  5. Membayar ujian di bank (Bank Mandiri, BNI atau BTN) menggunakan slip pembayaran yang harus dilakukan paling lambat 1x24 jam.
  6. Melakukan login kembali ke laman LTMPT.
  7. Memilih menu pendaftaran UTBK dan mencetak kartu peserta.
  8. Mengikuti UTBK (sesuai dengan hari, tanggal sesi, dan lokasi pusat UTBK PTN yang dipilih.

Persyaratan peserta yang bisa mengikuti UTBK 2021:
  1. Memiliki akun LTMPT.
  2. Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12 pada tahun 2021 atau peserta didik Paket C tahun 2021 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2021).
  3. Lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2019 dan 2020 atau lulusan Paket C tahun 2019 dan 2020 dengan umur maksimal 25 tahun.
  4. Peserta yang akan memilih prodi Saintek, maka mengikuti TPS dan TKA Saintek.
  5. Peserta yang akan memilih prodi Soshum, maka mengikuti TPS dan TKA Soshum.
  6. Peserta yang akan memilih prodi campuran (Saintek dan Soshum), maka mengikuti TPS, TKA Saintek dan TKA Soshum.
  7. Hasil UTBK 2021 hanya berlaku untuk penerimaan tahun 2021.
  8. Membayar biaya UTBK.
  9. Selama ujian, siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2019, 2020 wajib membawa ijazah.
  10. Siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2021 membawa Surat Keterangan Identitas pelajar dari sekolah, sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto berwarna terbaru yang bersangkutan dengan ditandatangani oleh kepala sekolah dan dibubuhi cap stempel yang sah.

Alur pendaftaran SBMPTN 2021.
  1. Daftar lewat laman LTMPT. Pendaftaran dilakukan bersamaan dengan pendaftaran UTBK. Mengisi biodata, kecuali bagi yang sudah menjadi peserta SNMPTN 2021.
  2. Memilih PTN dan program studi. Memilih paling banyak dua prodi dalam satu PTN atau masing-masing satu prodi dalam dua PTN.
  3. Mengunggah dokumen sesuai dengan persyaratan, termasuk portofolio bagi pendaftar yang memilih program studi bidang seni dan olahraga.
  4. Pengumuman hasil SBMPTN.

Berikut ini adalah syarat mengikuti SBMPTN 2021.
  1. Siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2019, 2020 harus sudah memiliki ijazah. Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan.
  2. Mengikuti dan memiliki nilai UTBK 2021.
  3. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
  4. Bagi peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio.
  5. Setiap siswa diperbolehkan memilih dua program studi pada satu PTN atau masing-masing satu prodi pada dua PTN.

Jadwal SNMPTN 2021
Rangkuman Jadwal SNMPTN 2021. foto/ltmpt.ac.id


Baca juga artikel terkait UTBK atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - Pendidikan)

Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Agung DH
DarkLight