Libur Lebaran 2018: Jalan Protokol Jakarta Pusat Mulai Ramai

Oleh: Yantina Debora - 17 Juni 2018
PKL dan kendaraan mulai ramai di Jakarta Pusat.
tirto.id - Suasana di sekitar jalanan protokol Jakarta Pusat mulai ramai pada Minggu 17 Juni 2018, atau hari ketiga Idul Fitri tahun 2018. Hal itu ditandai dengan beroperasinya kembali sejumlah pedagang makanan kaki lima dan relatif ramainya kendaraan.

Sebelumnya selama dua hari terakhir, jalan protokol di Jakarta terlihat sangat sepi, bahkan ada beberapa warga yang membawa televisi dan kasur ke tengah jalan protokol seperti M.H. Thamrin sampai bundaran HI, lalu mengunggah fotonya ke sosial media.

Para aktivis sosial media itu kini tidak lagi bisa melakukannya karena jalanan yang mulai ramai oleh kendaraan meski tidak sepadat pada hari biasa. Selain itu kendaraan umum seperti TransJakarta yang melewati M.H. Thamrin juga terlihat mulai dipenuhi penumpang.

Pada Minggu siang di Jalan Sabang yang terletak sejajar di samping Jl. M.H. Thamrin, terlihat puluhan penjual makanan kaki lima yang menjajakan sate, mie instan dan makanan lainnya.

Sedikitnya ada enam sampai delapan pembeli yang duduk di masing-masing lapak untuk menunggu makanan mereka.

"Saat musim lebaran begini justru jadi kesempatan bagi kami untuk mendapatkan uang karena banyak orang yang kebingungan membeli makan di mana," kata Siti, seorang penjual makanan mie instan di lokasi yang sama.

Siti mengaku akan pulang ke kampungnya di Tegal pada Senin dan sengaja membuka warung saat libur Lebaran untuk memperoleh pendapatan tambahan.

Seorang petugas parkir di Jalan Sabang, yang tidak mau menyebutkan identitasnya, mengatakan bahwa aktivitas di tempat dia bertugas memang sudah relatif normal dibanding hari-hari sebelumnya.

"Kemarin dan waktu hari pertama (lebaran) jauh lebih sepi," kata dia.

Namun demikian, sebagian besar kafe dan restoran yang biasanya ramai di Jalan Sabang masih meliburkan diri.



Baca juga artikel terkait LEBARAN 2018 atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: antara
Penulis: Yantina Debora
Editor: Yantina Debora