tirto.id - Di tengah unjuk rasa “Indonesia Sadar” pada Rabu (28/10/2026), sebuah peristiwa terkait produk Teh Botol Sosro diduga berisi sabun viral di internet. Minuman itu disebut beredar di antara massa aksi secara misterius, memicu dugaan kooptasi di antara para demonstran.
Dugaan adanya minuman Teh Botol Sosro berisi sabun tersebut pertama viral di Threads pada Rabu. Sebuah video yang diunggah di media sosial itu menampilkan pengakuan massa aksi “Indonesia Sadar” tentang adanya minuman mencurigakan tersebut.
Video itu juga turut menunjukkan sejumlah keanehan pada produk tersebut, seperti adanya busa mirip busa sabun serta bau wangi khas sabun dari produk tersebut. Sejauh ini, asal minuman tersebut belum diketahui, namun pihak Teh Botol Sosro telah mengeluarkan klarifikasi terkait peristiwa ini.
Aksi “Indonesia Sadar” sendiri merupakan unjuk rasa yang digelar berbagai elemen masyarakat sipil, termasuk mahasiswa, di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta. Aksi protes ini digelar dalam momen peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Para massa aksi menuntut sejumlah tuntutan dalam kesempatan itu. Beberapa di antaranya adalah penanganan cepat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan proses hukum korporasi yang terkait dengannya; serta perbaikan ekonomi.
Unjuk rasa ini berlangsung dari Rabu siang hingga malam hari. Namun, di antara para demonstran yang menuntut situasi yang lebih baik, sebuah peristiwa terkait dugaan minuman Teh Botol Sosro berisi sabun turut menuai perhatian.
Kronologi Temuan Produk Teh Botol Sosro yang Diduga Berisi Sabun
Dugaan Teh Botol Sosro berisi sabun sebelumnya viral di Threads. Hal ini dipicu oleh video seperti yang diunggah pemilik akun @sorazen7 pada Rabu (28/10).
Dalam video yang diunggah, terdapat sejumlah massa aksi yang tengah membawa minuman Teh Botol Sosro kemasan tetra pak (kemasan kotak). Perekam video kemudian menanyakan perihal minuman itu ke massa aksi di depannya.
Massa aksi tersebut kemudian menjelaskan bahwa minuman yang sedang ia bawa itu merupakan produk Teh Botol Sosro yang beredar di antara para massa aksi. Namun, minuman itu diduga telah direkayasa sehingga mengandung sabun.
“Wanginya itu wangi sabun,” kata massa aksi tersebut, menjelaskan bahwa minuman teh itu justru memiliki aroma wangi khas sabun, alih-alih teh.
Selain itu, ia juga menunjukkan dalam video bahwa produk tersebut juga mengeluarkan busa yang aneh. Ia menduga bahwa itu merupakan busa sabun.Lihat di Threads
“Kalo dipencet ada busanya,” katanya, sambil menunjukkan busa yang keluar dari lubang kemasan ketika kemasan tersebut ditekan.
Massa aksi itu juga menjelaskan bahwa beberapa massa aksi yang telah mencoba minuman itu menyebut rasa yang aneh.
Perekam video kemudian menanyakan asal minuman tersebut. Ia bertanya apakah minuman itu berasal dari kelompok mahasiswa atau bukan. Massa aksi yang tadi menjelaskan kemudian menyebut bahwa tak jelas dari mana asal minuman itu.
“Tiba-tiba udah ada di situ,” katanya, sambil menunjuk area kerumunan para demonstran, mengindikasikan minuman itu diletakkan begitu saja di tengah para massa aksi.
Hingga kini belum ada konfirmasi terkait temuan ini. Asal usul minuman Teh Botol Sosro itu juga belum bisa dikonfirmasi.
Klarifikasi Pihak Teh Botol Sosro
Viralnya dugaan minuman Teh Botol Sosro berisi sabun kemudian membuat pihak perusahaan pembuat minuman itu merilis klarifikasi khusus pada Rabu malam. Melalui akun Instagram mereka, @tehbotolsosroid, produsen minuman teh ikonik itu menyebut akan melakukan investigasi menyeluruh.
“Saat ini, kami sedang melakukan investigasi menyeluruh untuk memahami situasi dan memastikan fakta-fakta yang relevan. Kami berkomitmen untuk meninjau setiap informasi secara cermat dan objektif guna memastikan langkah tindak lanjut yang tepat,” tulis pihak Teh Botol Sosro.
Lebih lanjut, pihak Teh Botol Sosro juga menyebut bahwa mereka selalu “mengutamakan kualitas” dan “keamanan konsumen” dalam membuat produk minuman. Oleh karenanya, viralnya isu minuman Teh Botol Sosro berisi sabun di antara massa aksi disebut mereka akan ditanggapi dengan serius.
“Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut apabila proses investigasi telah memberikan kejelasan yang memadai,” tulis mereka.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id

































