Bundesliga Jerman 2019/2020

Krisis Pandemi Corona, Borussia Dortmund Potong Gaji Pemain

Oleh: Iswara N Raditya - 26 Maret 2020
Dibaca Normal 1 menit
Dihentikannya Bundesliga Jerman 2019/2020 lantaran pandemi Corona atau COVID-19 memaksa Borussia Dortmund memangkas gaji pemainnya.
tirto.id - Kompetisi Bundesliga Jerman 2019/2020 disetop sementara lantaran pandemi virus Corona atau COVID-19 yang semakin meluas. Situasi ini memicu krisis keuangan klub, termasuk Borussia Dortmund a.k.a. BVB yang akan memberlakukan kebijakan potong gaji terhadap para pemainnya.

“Borussia Dortmund akan menghemat total puluhan juta yang akan membantu melindungi BVB sebagai salah satu perusahaan terbesar di Dortmund dari krisis virus corona," tulis otoritas klub Borussia Dortmund.

CEO Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke, mengklaim bahwa Jadon Sancho dan kawan-kawan telah menerima keputusan pemangkasan gaji tersebut. "Ini adalah pertanda solidaritas yang tak ternilai," ujar Watzke dikutip dari ESPN, Rabu (25/3/2020).

Laporan Sportek yang menghimpun data dari berbagai sumber, pemain Borussia Dortmund yang saat ini menerima gaji paling besar adalah Axel Witsel dengan nominal 1,3 juta euro per pekan.

Berikutnya ada Jadon Sancho yang menerima 920 ribu euro tiap pekan, kemudian sang kapten Marco Reus dengan 913 ribu euro/pekan, Erling Haaland dengan gaji 626 ribu euro/pekan, Mario Gotze dengan ganjaran 610 ribu euro per pekan, serta Mats Hummels yang menerima 600 ribu euro saban minggunya.

Klub Bundesliga lainnya, Borussia Moenchengladbach, juga menerapkan kebijakan serupa. Direktur Olahraga M'Gladbach, Max Eberl, mengungkapkan bahwa para pemain, jajaran pelatih, manajemen, bahkan ofisial klub menawarkan pemotongan gaji mereka secara sukarela selama Bundesliga ditangguhkan.

"Mereka tahu kondisinya. Ini berkaitan dengan pekerjaan mereka, dan tentunya mereka sudah mencari info serta mempertimbangkan banyak hal," kata Eberl kepada laman resmi klub, Kamis (19/3/2020).


"Para pemain sudah menawarkan untuk memotong gaji mereka untuk membantu klub dan para pekerja melewati situasi ini. Saya sangat bangga. Itu sinyal jelas: Kita semua bersatu di Borussia dalam suka maupun duka," lanjutnya.

"Mereka ingin membalas ke warga Borussia dan suporter yang terus mendukung kami. Para pelatih juga menempuh sikap serupa, sebagaimana kami di jajaran eksekutif," tandas Eberl.

Dihentikannya kompetisi akibat pandemi COVID-19 memang membuat klub-klub sepak bola, juga di Bundesliga Jerman, kehilangan banyak pemasukan yang biasanya didapat dari berbagai sektor, termasuk hasil penjualan tiket.

Baca juga artikel terkait DAMPAK PANDEMI CORONA atau tulisan menarik lainnya Iswara N Raditya
(tirto.id - Olahraga)

Penulis: Iswara N Raditya
Editor: Fitra Firdaus
DarkLight