KPAI Akan Dalami Kasus Shafa Harris, Anak Kekasih Jennifer Dunn

Oleh: Yulaika Ramadhani - 21 November 2017
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia menanggapi perkara rekaman audio berisi percakapan penuh emosi antara Faisal Harris dengan Shafa Harris
tirto.id - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Susanto menyampaikan tanggapannya terkait rekaman audio berisi percakapan penuh emosi antara seorang lelaki yang diduga Faisal Harris dengan putrinya yang masih berusia 14 tahun, Shafa Harris.

"Saya gampar kamu Shafa, ya? Kamu teriak-teriak sama bapaknya begini, saya hajar kamu," demikian cuplikan suara lelaki dari audio yang beredar, yang tak lama kemudian memperdengarkan suara tamparan.

Susanto mengatakan alasan apa pun tidak dibenarkan untuk melakukan kekerasan pada anak.



"Negara tak boleh kalah dengan pelaku kekerasan. Alasan pengasuhan atau mendidik anak dengan cara kekerasan tak dibenarkan," kata Susanto, sebagaimana diberitakan oleh Antara.

Ia juga menyampaikan bahwa tindakan kekerasan terhadap anak bisa mempengaruhi perkembangan.

Shafa Harris telah ramai dibicarakan warga media sosial, sebelum rekaman audio tersebut viral. Pasalnya, Shafa secara terang-terangan melabrak pesinetron Jennifer Dunn di sebuah pusat perbelanjaan.

Perkara ini terekam dalam video berdurasi beberapa detik yang juga viral di media sosial. Dalam video tersebut, Shafa mendorong dan menuduh Jennifer berselingkuh dengan ayahnya, pengusaha Faisal Harris.

Dalam sebuah tayangan televisi, Faisal Harris dikonfirmasi apakah benar ia memukul putri kandungnya, dan lewat sambungan telepon ia mengatakan bahwa ia punya hak untuk mendidik anaknya.

Terkait kekerasan ayah terhadap anaknya tersebut, KPAI menyatakan akan mendalami kasus ini lebih lanjut. Bila ada anak yang mengalami kekerasan, KPAI siap menerima aduan lewat surel, surat atau mendatangi langsung kantor KPAI.

Baca juga artikel terkait KEKERASAN atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - Humaniora)

Sumber: antara
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Yulaika Ramadhani
DarkLight