tirto.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) belum memastikan sampai kapan pencarian cockpit voice recorder (CVR) pesawat Lion Air JT-610 akan dilakukan. Investigator KNKT Ardi Gunawan mengatakan lembaganya belum menetapkan batas waktu pencarian komponen pesawat yang mengalami kecelakaan pada 29 Oktober lalu itu.
Menurut dia, sesuai standar operasional prosedur, KNKT akan terus mencari CVR pesawat Lion Air JT-610. Penemuan CVR penting untuk proses investigasi KNKT dalam menyelidiki penyebab kecelakaan pesawat tersebut.
“Untuk saat ini masih menyesuaikan rencana Basarnas, hingga tanggal 10 November. Selanjutnya, kami koordinasikan dengan Crisis Centre KNKT,” ujar Ardi di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8/11/2018).
Ardi menambahkan, sampai hari ini, KNKT belum menemukan bagian dari badan pesawat itu secara keseluruhan. KNKT baru menemukan serpihan-serpihannya saja. Basarnas tercatat sudah menyerahkan serpihan-serpihan pesawat kepada KNKT untuk kepentingan investigasi sejak Jumat (2/11/2018) lalu.
Sementara untuk pemeriksaan setiap barang temuan yang diterima oleh KNKT, Ardi menuturkan, masih dalam tahap penyelidikan.
“Masih diselidiki, kami bagi tiap bagian. Misalnya, untuk bangku pesawat dikumpulkan terpisah, untuk mesin kami masukkan ke bengkel. Kami pilah,” kata dia.
Mengenai barang-barang milik penumpang pesawat Lion Air JT-610, KNKT Masih terus membersihkan sebelum diberikan kepada keluarga korban. “Barang-barang sedang dibersihkan, diberi disinfektan agar tidak ada bakteri dan virus,” kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono di KRI Banda Aceh, Selasa lalu.
Penulis: Adi Briantika
Editor: Addi M Idhom