Kelompok Bersenjata di Nduga Ganggu Proses Evakuasi Korban

- 5 Desember 2018
Kendala yang dihadapi melawan kelompok bersenjata adalah sulitnya medan dan cuaca.
tirto.id - Kontak senjata antara TNI/Polri dengan kelompok bersenjata di Kabupaten Nduga, Papua, terjadi lagi pada Rabu (5/12). Antara melaporkan kontak senjata mengakibatkan beberapa personel TNI-Polri terluka.

Komandan Korem 172/Praja Wirayakti (PWY) Kolonel Inf Jhonatan Binzar Parluhutan Sianipar di Markas Yanif 756/Wimane Sili, Jayawijaya, mengatakan bahwa kontak senjata terjadi di Distrik Yal, Kabupaten Nduga. Hingga sore hari, kata Jhonatan Binzar, personel TNI/Polri masih terus mendapat gangguan penembakan dari kelompok bersenjata di Papua.

Menurut Jhonatan, pada Rabu pagi, kelompok bersenjata bergeser ke ketinggian sebelahnya, kemudian mengganggu personel TNI/Polri yang masuk daerah itu untuk mengevakuasi jenazah masyarakat sipil yang tewas.

Danrem mengatakan bahwa personel TNI/Polri terus berusaha semaksimal mungkin untuk bisa masuk ke lokasi evakuasi. "Pasukan masih dapat gangguan dari kelompok tersebut. Mudah-mudahan rekan-rekan kita di depan bisa mengatasi itu segera," katanya.

Kendala yang dihadapi personel saat melawan kelompok bersenjata menurut Jhonatan Binzar, adalah sulitnya
medan dan faktor cuaca yang berkabut. "Jadi, faktor cuaca dan medan. Memang sudah ada tim kami yang sudah berada di sekitar TKP. Akan tetapi, yang disiapkan untuk evakuasi belum mendekat ke sana," katanya.

Pada Minggu (2/12) kelompok bersenjata menyerang puluhan karyawan PT Istaka Karya dan membunuh mereka baik yang
ada di kali Yigi maupun kali Aurak, Distrik Yall, Kabupaten Nduga. Aparat gabungan TNI/Polri kini sedang berupaya mengevakuasi jenasah para korban dari kali Yigi dan sekitar gunung Tabo.

Baca juga artikel terkait KASUS PENEMBAKAN DI PAPUA atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - Hukum)

Sumber: antara
Penulis:
Editor: Jay Akbar
Dari Sejawat
Infografik Instagram